Beberapa komoditas lain seperti ikan tongkol dan bandeng juga menunjukkan kenaikan kecil.
Faktor utama penyebab kenaikan harga sembako jelang Ramadhan 2026
Peningkatan permintaan masyarakat untuk persiapan puasa, takjil, dan hidangan berbuka.
Faktor musiman seperti panen cabai yang terpengaruh cuaca, distribusi yang belum optimal, dan biaya transportasi.
Baca Juga:Identik Dengan Ramadhan, Berikut Takjil Khas Garut Yang Tak Boleh TerlewatkanPeringati Hari Jadi Garut, Ini Sejarah dan Makna Spesial 16 Februari
Efek gabungan dengan momen Imlek 2026 yang juga meningkatkan konsumsi di sebagian masyarakat.
Pemerintah melalui Bapanas, Kementerian Perdagangan, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah melakukan langkah antisipasi, seperti operasi pasar murah, gelar pasar murah, dan pemantauan stok.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying agar tidak memperburuk lonjakan harga. Puncak kenaikan biasanya terjadi 1-2 minggu sebelum Ramadhan, dan harga cenderung kembali normal setelah Lebaran. (*)
