Sosok Pelaku di Mata Masyarakat
Kabar keterlibatan YA dan AP dalam pembunuhan ini membuat warga Kampung Ciduga, Desa Margahayu, terperanjat.
Kepala Desa Margahayu, Uce Saepurohman, membenarkan bahwa masyarakat tidak menyangka ada remaja yang bertindak sesadis itu.
”Kami semua di sini sangat kaget. Ya tidak menyangka anak bisa melakukan tindakan yang sadis,” kata Uce pada Selasa pagi, (17/2/2026).
Baca Juga:Lapas Garut Gelar Baksos, Bagikan Paket Sembako dan Layanan Kesehatan GratisSambut Bulan Suci Ramadhan, Petugas dan Warga Binaan Lapas Garut Bersihkan Masjid dan Fasum
Uce menjelaskan bahwa tersangka AP sehari-hari bekerja sebagai tukang dekorasi pesta pernikahan karena sudah putus sekolah.
Sementara YA dikenal memiliki rekam jejak kenakalan remaja yang cukup menonjol.
“Sempat dikeluarkan kurang-lebih 1 tahunan. Tapi aktif masuk sekolah lagi,” pungkas Undang.(*)
