140 SPPG Di Garut Kantongi SLH, Dinkes Siap Fasilitas Pelatihan Keamanan Pangan Untuk Para Relawan

Rizka
Kabid Kesehatan Masyarakat di Dinkes Garut, dr. Tri Cahyo
0 Komentar

“Yang kedua mungkin tim persiapan, cuci-cuci pakai air yang bersih, jangan sampai ulat masih ada, yang bersih nyucinya, karena tahap kedua pencucian harus bersih. Kemudian tim pengolahan makanan juga gitu, bahwa tentunya semuanya harus memakai standar APD, biar tidak mengontaminasi ke makanan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, petugas distribusi ompreng atau tempat makan pun harus mengetahui higien sanitasi, mobil harus selalu dalam keadaan bersih setiap waktu.

“Termasuk yang distribusi ompreng pun juga harus mengetahui higien sanitasi, contoh mobil harus selalu dalam keadaan bersih, setiap hari harus dicuci, karena yang diangkut kan makanan, jadi harus tiap hari dibersihkan,” katanya.

Baca Juga:Ketua DPD PKS Kabupaten Garut Mengucapkan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Garut 17 Februari 2026Emak Onah di Garut, Usianya 1 Abad dan Hidup Miskin, Tak Dapat Bansos

Terkait pelatihan keamanan pangan. Menurut Tri, pelatihan tersebut permohonan dari SPPG ke Dinas Kesehatan, minimal 25 orang dari setiap dapur SPPG, namun pihak mitra atau yayasan menginginkan semua relawan di setiap dapur mengikuti pelatihan tersebut.

“Tapi sekarang mah satu dapur kadang 30-40 banyak ya karena ternyata pihak mitra, pihak yayasan itu pengen semuanya. Meskipun kita membatasi 25 bukan karena dibatasi ya karena memang kadang ruangannya tidak cukup ya. Tapi pihak yayasan mitra antusias sekali pengen semua ikut,” tambahnya.

Kendati demikian, ia menambahkan, bahwa Dinkes akan menjadwalkan untuk pelatihan keamanan pangan tersebut, relawan akan diberikan 6 materi, dan akan mendapatkan sertifikat untuk mengurus SLHS.

“Nanti sudah ngajukan ke kita, kita menjadwalkan tempatnya bisa di dapur mereka, bisa di puskesmas, bisa di Dinas Kesehatan. Nanti tim dari kami datang ada 6 materi yang disampaikan, biasanya dari pagi bisa sampai sore, terus nanti mendapatkan sertifikat. Sertifikat itu dipakai untuk salah satunya keamanan mengurus SLHS,” tutupnya. (Rizka)

0 Komentar