RADARGARUT– Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Garut.
Pada Sabtu malam 14 Februari 2026, aparat kepolisian menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan atau Operasi KRYD secara serentak di seluruh wilayah hukum Kabupaten Garut.
Operasi yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut berlangsung hingga dini hari dengan menyasar berbagai titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.
Baca Juga:Prediksi Cuaca Saat Bulan Ramadhan 2026 di Indonesia: Hujan Masih Dominan, Begini PersiapannyaHarga Emas Hari Ini 16 Februari 2026: Update Terkini Antam
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan langkah preventif sekaligus represif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama saat malam akhir pekan yang biasanya diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat.
Dengan kehadiran aparat di lapangan, diharapkan warga dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.
Sebanyak 422 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari anggota Polres Garut dan jajaran Polsek, Brimob, Denpom, TNI, serta dukungan dari instansi pemerintah daerah seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
Sinergi lintas instansi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Jawa Barat, khususnya Kabupaten Garut.
Dalam pelaksanaannya, aparat melakukan patroli skala besar ke sejumlah lokasi strategis. Sasaran patroli meliputi perkantoran pemerintahan, pusat keramaian, kawasan yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas, titik rawan geng motor dan balap liar, hingga area objek wisata di Kabupaten Garut yang ramai dikunjungi masyarakat pada akhir pekan.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan serta memberikan rasa aman bagi warga.
Tak hanya patroli mobile, petugas juga menggelar patroli Blue Light di jalur-jalur utama dan kawasan yang dianggap rawan.
Baca Juga:Persib Bandung vs Ratchaburi FC Rabu 18 Februari 2026, Misi Comeback di GBLA Leg Kedua ACL TwoSEAblings: Fenomena Solidaritas Digital Asia Tenggara yang Sedang Viral di X
Metode Park, Walk and Talk turut diterapkan, di mana anggota turun langsung menyapa dan berdialog dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas.
Warga diingatkan agar waspada terhadap kejahatan C3 (curat, curas, dan curanmor), bahaya peredaran minuman keras serta obat-obatan terlarang, hingga pentingnya pengawasan terhadap aktivitas remaja sesuai ketentuan jam malam yang berlaku.
Selain pendekatan persuasif, aparat juga melakukan tindakan tegas terhadap berbagai pelanggaran.
Penertiban difokuskan pada kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis karena kerap meresahkan masyarakat.
