Hujan Deras Sebabkan Longsor di Sukaresmi, Jalur Penghubung Antar Desa Terputus

istimewa
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Sukaresmi, Jalur Penghubung Antar Desa Terputus
0 Komentar

“Kami mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melintasi jalur tersebut hingga proses pembersihan selesai. Hal ini penting untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, terutama jika terjadi longsor susulan,” ungkapnya.

Upaya penanganan, disebut Yulius, kemudian dilanjutkan dengan proses pembersihan material longsor yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut yang menurunkan alat berat guna mempercepat proses normalisasi jalan.

Unsur pemerintah kecamatan, aparat desa, Babinsa, personel kepolisian, serta masyarakat setempat turut bergotong royong membantu proses pembersihan material tanah dan bebatuan.

Baca Juga:Bencana Hidrometeorologi Landa Pasirwangi, Aparat Gabungan Bergerak Cepat Selamatkan Warga dan Pulihkan AksesRutan Kelas IIB Garut dan Kwarcab Garut Teken Kerja Sama Pembinaan Kepribadian Warga Binaan

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta Dinas PUPR Kabupaten Garut agar proses penanganan dapat berjalan cepat dan akses jalan dapat segera kembali digunakan oleh masyarakat,” sebutnya.

Yulius menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami bencana serupa, terutama selama musim hujan masih berlangsung.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di dekat tebing atau lereng perbukitan. Apabila terdapat tanda-tanda pergerakan tanah, segera laporkan kepada aparat setempat,” pungkasnya. (*)

0 Komentar