Rutan Garut dan Forkopimcam Garut Kota Gelar Kerja Bakti, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI

istimewa
Rutan Garut dan Forkopimcam Garut Kota Gelar Kerja Bakti, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
0 Komentar

GARUT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Garut Kota melaksanakan kegiatan kerja bakti dan pembersihan lingkungan di area rutan hingga kawasan sekitar Alun-alun Garut, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi lintas instansi dalam menjaga kebersihan ruang publik.

Kegiatan diikuti langsung oleh Kepala Rutan Garut Muchamad Ismail, Camat Garut Kota, Kapolsek Garut Kota, Danramil Garut Kota, serta jajaran Forkopimda setempat. Rangkaian acara diawali dengan apel persiapan, kemudian dilanjutkan kerja bakti berupa pengumpulan sampah, pembersihan area publik, dan penataan sejumlah titik fasilitas umum.

“Pelaksanaan kerja bakti merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Program ini mendorong partisipasi aktif instansi pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail.

Baca Juga:PNM Garut Gandeng Media Bahas KUHP–KUHAP Baru dalam Momentum Hari Pers NasionalPeringati Hari Jadi Garut ke-213, Puskesmas Cilawu Gelar Bakti Sosial KB MKJP, Layani 85 Akseptor

Ismail menegaskan bahwa kegiatan bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud komitmen nyata dalam memperkuat sinergi dan kepedulian sosial.

“Kerja bakti ini mencerminkan semangat kebersamaan antar instansi dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa sinergi tidak hanya terjalin di meja koordinasi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan publik, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

“Lingkungan yang bersih dan tertata memberikan dampak positif bagi kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus dibudayakan sebagai bentuk kepedulian bersama. Kami berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat menjadi contoh bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas satu instansi,” lanjutnya.

Usai kegiatan pembersihan, seluruh peserta mengikuti sarapan bersama sebagai sarana mempererat komunikasi dan kebersamaan antar instansi. Rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat gotong royong.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya kerja kolaboratif dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat sinergi antar instansi dalam mendukung pembangunan wilayah Garut yang bersih dan sehat,” pungkasnya. (*)

0 Komentar