GARUT – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Garut ke-213, UPT Puskesmas Cilawu berkolaborasi dengan DPPKBPPPA melalui UPT Pengendalian Penduduk Kecamatan Cilawu menggelar kegiatan bakti sosial berupa pelayanan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) bagi pasangan usia subur (PUS) desil 1–5.Kepala UPT Puskesmas Cilawu, dr. Titi Sari mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus pengendalian pertumbuhan penduduk di wilayah Kecamatan Cilawu. “Program ini difokuskan untuk membantu masyarakat mengatur jarak kelahiran, menekan angka kematian ibu dan bayi, serta mendorong kesejahteraan keluarga secara menyeluruh,” kata Titi.Ia menjelaskan bahwa pelayanan KB MKJP memiliki peran penting dalam perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas.“Melalui program KB, pasangan usia subur dapat merencanakan waktu terbaik untuk memiliki anak. Dengan jarak kelahiran yang teratur, tumbuh kembang anak bisa lebih optimal dan kesehatan ibu tetap terjaga,” ujarnya.Titi juga menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bentuk komitmen pelayanan kesehatan yang langsung menyasar masyarakat yang membutuhkan.“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga, sehingga berdampak pada penurunan angka kematian ibu dan bayi serta peningkatan kualitas hidup keluarga,” tambah Titi.Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, ungkap Titi, tercatat 85 akseptor mengikuti pelayanan KB MKJP, dengan rincian 49 orang pemasangan implan, 33 orang pemasangan IUD, serta 3 orang pelepasan implan.”Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri oleh Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Drs. Yayan Waryana, M.Si, sebagai bentuk dukungan terhadap program pengendalian penduduk dan peningkatan kesehatan reproduksi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Titi berharap pelayanan kesehatan keluarga berencana dapat terus diperluas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Garut. (*)
