4 Makanan Khas Imlek dan Filosofi di Baliknya

(ist/radargarut.id)
4 Makanan Khas Imlek dan Filosofi di Baliknya. (ist/radargarut.id)
0 Komentar

Yang lebih menarik, ada pesan moral di baliknya dengan memakan daging babi, kita seolah sedang ‘menelan’ sifat lambat dan malas yang identik dengan hewan ini.

Tujuannya sederhana, agar kita bisa memulai tahun yang baru dengan energi yang lebih segar dan jauh lebih produktif.

4. Ikan

Ikan selalu menempati posisi istimewa saat perayaan Imlek. Semua ini bermula dari permainan kata yang unik dalam bahasa Mandarin sebutan ikan punya mempunyai yang hampir identik dengan kata ‘yu’, yang maknanya adalah keuntungan atau kelimpahan. Itulah sebabnya, sajian ini jadi menu yang tidak boleh untuk dilewatkan saat Imlek.

Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini, Rabu 11 Februari 2026: Naik atau Turun?Bangunan Dapur Sekolah di Garut Kota Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp9 Juta

Di Indonesia sendiri, ikan bandeng selalu jadi primadona meski duri halusnya cukup beresiko. Penyajiannya juga harus tetap utuh, dari kepala hingga ekor tanpa terpotong sedikit pun.

Filosofinya sederhana tapi mendalam sebuah harapan agar keberuntungan kita tetap utuh dan mengalir tanpa putus dari awal sampai akhir tahun.(*)

0 Komentar