RADARGARUT.ID – Tahun Baru Imlek selalu menjadi momen yang paling dinanti oleh masyarakat Tionghoa.
Begitu memasuki momen Imlek, suasana seketika berubah meriah dengan dominasi warna merah yang menyimbolkan energi serta harapan baru.
Momen paling berkesan tentu saja saat seluruh keluarga berkumpul di meja makan, ditemani kebisingan suara kembang api di luar sana.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini, Rabu 11 Februari 2026: Naik atau Turun?Bangunan Dapur Sekolah di Garut Kota Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp9 Juta
Menariknya, hidangan yang tersaji pada malam itu bukan cuma soal rasa. Tiap menu mempunyai cerita dan filosofi sendiri semacam doa tersembunyi untuk menyambut tahun yang lebih baik. Berikut adalah hidangan imlek beserta makna dan filosofinya.
1. Siu Mie: Lambang Umur Panjang
Saat membahas Imlek di Indonesia, hidangan Siu Mie rasanya tak boleh terlewatkan. Mie goreng khas ini memiliki sejarah panjang dalam tradisi masyarakat Tionghoa di tanah air.
Menariknya, mie ini tidak boleh dipotong saat disantap, karena dipercaya melambangkan doa agar umur kita panjang, sepanjang helaian mienya. Jadi, setiap suapan bukan hanya mengenyangkan, tapi juga sarat makna.
Untaian mie yang panjang ini sesungguhnya melambangkan doa agar umur kita ikut sepanjang helaiannya. Ada aturan unik saat menikmatinya, yaitu jangan sampai mie terputus sebelum masuk ke mulut.
Konon, jika berhasil disantap utuh, rezeki diyakini akan mengalir lancar tanpa halangan sepanjang tahun yang baru.
2. Telur Rebus Dalam Teh
Pernah melihat telur rebus berwarna cokelat gelap saat Imlek? Itu yang dikenal dengan Tea Leaf Egg. Dalam tradisi Tionghoa, hidangan ini bukan sekadar camilan, melainkan simbol kesuburan.
Tak heran jika menu ini selalu hadir di meja makan saat keluarga besar berkumpul. Konon, siapa pun yang menyantapnya dipercaya akan mendapat kesejahteraan dan energi positif sepanjang tahun baru.
Baca Juga:Jalan Dirabat Beton Tanpa Drainase, Warga dan Instansi di Cibatu Atasi Banjir Secara MandiriBahas Galian C hingga Kawasan Hutan, PDIP Garut Tekankan Prinsip 3P
3. Babi Panggang
Meja perjamuan Imlek di Indonesia rasanya kurang lengkap tanpa hidangan babi. Dari babi panggang yang renyah hingga berbagai olahan khas lainnya, menu ini selalu menjadi favorit saat berkumpul bersama keluarga besar.
Lebih dari sekadar hidangan meja makan, babi punya filosofi yang unik dalam tradisi Imlek. Tubuhnya yang berisi dianggap sebagai perlambang ‘wadah rezeki’ yang siap menyimpan keberuntungan melimpah selama setahun penuh.
