Jejak Peninggalan Belanda di Garut yang Masih Bisa Dilihat Hingga Kini

(Istimewa/radargarut.id)
Perkebunan teh peninggalan kolonial Belanda (Istimewa/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT.ID – Kabupaten Garut tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga menyimpan jejak sejarah panjang masa kolonial Belanda.

Hingga saat ini, sejumlah peninggalan Belanda di Garut masih bisa dilihat dan bahkan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bangunan dan kawasan bersejarah tersebut menjadi saksi bisu perjalanan Garut pada era Hindia Belanda.

Baca Juga:Mancing: Hobi Baru yang Sedang Hits di Kalangan Anak Muda IndonesiaJejak Sejarah Dan Pengorbanan Pahlawan Di Taman Makan Pahlawan Tenjolaya

Salah satu peninggalan paling dikenal adalah Stasiun Garut. Dibangun pada akhir abad ke-19, stasiun ini dahulu menjadi jalur penting pengangkutan hasil perkebunan seperti teh dan kopi dari wilayah Garut menuju Batavia.

Meski sempat tidak aktif, bangunan stasiun masih berdiri kokoh dan menjadi ikon sejarah transportasi di Garut dan telah beroperasi kembali dan jadi pusat transportasi di Garut Kota.

Selain stasiun, jejak kolonial Belanda juga tampak di kawasan Dayeuhmanggung.

Salah satu bukti peninggalan Belanda yang paling menarik di Garut adalah Kampung Belanda, yang juga dikenal sebagai Kampoeng Amsterdam.

Rumah-rumah peninggalan Belanda ini dibangun pada awal abad ke-20 sekitar tahun 1930-an untuk para pengelola perkebunan dari Belanda.

Beberapa rumah tersebut masih berdiri dan kini ditempati oleh warga setempat, dengan struktur bangunan asli yang mempertahankan bentuk awalnya.

Selain rumah, di lokasi ini terdapat saluran air sepanjang 300 meter yang dulu digunakan untuk irigasi kebun teh dan kini masih dipakai oleh masyarakat sekitar.

Tak kalah menarik adalah kompleks pemandian air panas Cipanas Garut. Kawasan ini mulai dikembangkan pada masa Belanda sebagai tempat peristirahatan dan pengobatan bagi pejabat kolonial.

Baca Juga:Komarudin, Pahlawan Garut Asal KoreaWajib! Ini Dia Alasan Dibalik Anjuran Ganti Helm Setiap 5 Tahun Sekali

Hingga kini, Cipanas masih menjadi destinasi wisata favorit dengan sisa-sisa bangunan lama yang menyatu dengan fasilitas modern.

Jejak Belanda juga terlihat pada bangunan sekolah dan kantor lama di pusat kota Garut.

Beberapa gedung pendidikan dan perkantoran yang dibangun pada masa kolonial masih digunakan hingga sekarang, meski telah mengalami renovasi.

Namun, bentuk dasar arsitekturnya tetap dipertahankan sebagai bagian dari nilai sejarah.

Keberadaan peninggalan Belanda di Garut tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga potensi wisata edukasi.

Sayangnya, belum semua situs bersejarah ini terdokumentasi dan terawat dengan baik. Diperlukan perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat agar jejak sejarah tersebut tidak hilang tergerus zaman.

0 Komentar