GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat ini tengah memperjuangkan ke Pemerintah Pusat terkait Infrastruktur di Garut yang sering dikeluhkan oleh masyarakat.
Ia menyampaikan, pihaknya beberapa minggu lalu melakukan Rapat Kerja Nasional (Rakornas) dengan Presiden Prabowo, dan menemui Dirjen Bina Marga terkait Program Intruksi Jalan Daerah (IJD) di Kementerian PUPR untuk menanyakan terkait infrastruktur sejumlah jalan di Garut yang sering dikeluhkan masyarakat.
“Minggu kemarin, hari Senin saya rakornas dengan Pak Presiden, hari Selasa saya ketemu sama Direktur (Bina Marga) di Kementerian PUPR. Saya menanyakan masalah jalan-jalan IJD, karena banyak keluhan terkait dengan infrastruktur kita, dan kita hanya punya kemampuan terbatas, saya minta tolong sama pemerintah pusat,” ujarnya.
Baca Juga:Tahun 2026, Baznas Garut Targetkan Pengumpulan Zakat Mal dan Infak Rp17 MiliarGenap Setahun Menjabat, Fraksi PDIP Garut Dorong Evaluasi Kinerja Syakur-Putri
Selain itu, pihaknya juga menemui Direktur Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) untuk memastikan pembangunan Tol Getaci, agar bisa diinformasikan kepada masyarakat.
“Sorenya saya nanya sama Direktur BPJT, menanyakan kepastian tentang jalan tol, kenapa? buat kami ini pasti, supaya kita bisa memberikan informasi kepada masyarakat khalayak, tapi dari sumber-sumber yang bisa kita percaya,” katanya.
Syakur menyoroti juga terkait pembebasan lahan. Menurutnya, jika pembebasan lahan ini cepat, maka tidak akan mendapatkan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan).
“Terkait juga dengan masalah pembebasan lahan, karena ini terkait dengan peraihan PBB. Kalau pembebasan lahan itu cepat, insyaallah tidak dapat BPHTB dan akan membantu meningkatkan PAD kita,” ucapnya.
Kendati demikian, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan kunjungan ke beberapa kecamatan di wilayah Garut Selatan, untuk meninjau infrastruktur yang masih rusak.
“Hari Rabu kemarin saya ke Cibalong, ke Caringin, Kamis ke Talegong, Pakenjeng, hari Jumatnya saya ke Jakarta lagi, untuk menemui namanya Pak Burhanuddin Abdullah, merupakan orang Garut asli yang menjadi Kepala Penasehat Presiden Bidang Ekonomi,” katanya.
Ia menambahkan, bahwa pihaknya menyampaikan seluruh keluhan kepada pemerintah pusat, karena ia rasa anggaran dari pemerintah pusat sangat kurang untuk menunjang perbaikan infrastruktur di Garut.
Baca Juga:Update Operasi SAR Korban Longsor Cisarua: Total 99 Bodypack Dievakuasi hingga Hari Ke-17Jagung Lahan Binaan Polri Tumbuh Subur, Polsek Kadungora Intensifkan Pendampingan Petani
“Kita sampaikan keluhan kita, kenapa? karena kami yakin susah, kalau hanya mengandalkan dana yang kita peroleh dari pemerintah pusat, kita minta lagi,” tutupnya. (Rizka)
