Anggota DPRD Garut Gelar Donor Darah Sekaligus Hadirkan Layanan Adminduk di Leles

(Feri/Radar Garut)
Anggota DPRD Garut Gelar Donor Darah Sekaligus Hadirkan Layanan Adminduk di Leles. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

Ketersediaan blangko KTP pun dipastikan dalam kondisi aman.

“Semua layanan ini gratis, tanpa pungutan apa pun,” jelas Yudha.

Yudha mengungkapkan, ide menggabungkan donor darah dengan pelayanan Adminduk berawal dari hasil blusukan ke sejumlah desa.

Salah satunya saat kunjungan ke Desa Sukarame, Kecamatan Leles, di mana ditemukan sejumlah keluarga dengan banyak anak yang belum terdata secara administrasi, bukan karena kesengajaan, melainkan karena keterbatasan informasi.

Baca Juga:Honda X-Tracker 2026 Meluncur di Indonesia, Motor Bebek Trail Mulai Rp16 JutaanGWM Tank 500 Diesel Hadir di IIMS 2026, Ini Harga Resmi dan Detailnya 

“Ini bukan soal malas, tapi soal kurangnya edukasi. Karena itu, saya berharap pemerintah kecamatan dan desa bisa lebih aktif mensosialisasikan pentingnya dokumen kependudukan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap warga negara termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), memiliki hak yang sama atas dokumen kependudukan. Tanpa dokumen tersebut, hak-hak dasar anak dapat terabaikan, mulai dari akses BPJS PBI, pendidikan, hingga bantuan sosial.

Antusiasme warga Leles pun sangat tinggi dalam kegiatan ini.Banyak warga datang berbondong-bondong, bahkan membawa anak dan anggota keluarga lainnya untuk sekaligus mengurus dokumen kependudukan.

“Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa, selembar dokumen bisa menyelamatkan masa depan. Inilah esensi pelayanan publik yang sesungguhnya,” pungkas Yudha.(Feri)

0 Komentar