6. Fire Island (2022)
Sebuah reinterpretasi kontemporer yang cerdas mengenai persahabatan dan cinta dalam komunitas queer.
Berlatar di Fire Island, film ini tidak hanya menawarkan romansa, tetapi juga mengkritisi perbedaan kelas sosial dan ras dengan pendekatan yang jujur dan autentik.
7. Upgraded (2024)
Keberuntungan menghampiri Ana saat ia mendapatkan peningkatan kelas (upgrade) ke kelas satu dalam penerbangan menuju London. Di sana, ia bertemu William, seorang pria tampan yang mengira Ana adalah direktur seni sukses.
Baca Juga:Menyambut Valentine 2026 di Akhir Pekan: Relevansi Historis dan Momentum Berbagi KasihDiet Tetap Jalan Tanpa Nasi Putih, Ini Alternatif Karbohidrat yang Lebih Sehat
Ana pun terjebak dalam jaring kebohongan manis demi mempertahankan karier dan peluang cintanya.
8. 500 Days of Summer (2009)
Bagi Anda yang ingin merenungkan dikotomi antara ekspektasi dan realitas dalam sebuah hubungan, film ini adalah referensi utama.
Melalui perspektif Tom Hansen (Joseph Gordon-Levitt), kita diajak menelusuri dinamika hubungannya dengan Summer yang penuh teka-teki. Kisah yang pahit-manis, namun sangat relevan bagi banyak orang.
9. Barbie (2023)
Lebih dari sekadar narasi tentang boneka ikonik, Greta Gerwig membawa penonton pada perjalanan eksistensial Barbie dalam menemukan jati diri di dunia nyata.
Di tengah pesan feminisme yang kuat, terdapat elemen romansa unik melalui perjuangan gigih Ken (Ryan Gosling) yang mengundang simpati sekaligus tawa.
10. Be My Valentine, Charlie Brown (1975)
Geng Peanuts selalu berhasil menyentuh hati penonton dari berbagai usia. Melihat Charlie Brown yang penuh harap menanti satu kartu Valentine adalah tontonan yang menggemaskan sekaligus melankolis.
Ini merupakan pilihan tontonan ringan yang sempurna untuk menutup hari dengan penuh kehangatan.
Baca Juga:Mengenal Celentung dan Bangklung, Alat Musik Khas Garut dengan SejarahnyaBupati Garut Tinjau Kesiapan Teknis Perbaikan Ruas Jalan Banjarwangi hingga Cibalong
Demikian daftar rekomendasi film yang dapat menemani hari kasih sayang Anda. Pada akhirnya, Valentine bukan sekadar tentang eksistensi pasangan atau pemberian hadiah mewah.
Terkadang, kenyamanan waktu bagi diri sendiri, kudapan yang nikmat, serta tontonan yang tepat sudah cukup untuk menghangatkan suasana.(*)
