Kantor Imigrasi Garut Resmi Beroperasi, Dorong Investasi dan Awasi Orang Asing

(Rizka/Radar Garut)
Bupati Garut saat berkunjung ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

Syakur menegaskan, bahwa ini menjadi langkah awal untuk mempermudah bagi masyarakat Garut yang ingin ke luar negeri untuk bekerja, pendidikan, maupun lainnya.

“Seperti yang tadi sampaikan bahwa ini akan menjadikan Garut sebagai kota yang lebih terbuka, baik in maupun out. Jadi artinya orang Garut yang mau keluar negeri tidak susah, harapan kita keluar negeri juga bisa untuk bekerja, ada juga pendidikan, juga bisa melaksanakan usaha untuk memperluas jaringan kerjaannya juga,” ucapnya.

Syakur menambahkan, bahwa untuk sementara pelayanan di Kantor Imigrasi hanya melayani 30 perhari, dan ia berharap ada penambahan layanan untuk kedepannya.

Baca Juga:Wujudkan Kepedulian bagi Pensiunan, UPZ Baznas Telkom Group Resmikan Rutilahu di Wanaraja GarutHadapi Efisiensi Anggaran Pemerintah, PHRI Garut Tekankan Kolaborasi Sebagai Solusi

“Saya terima kasih sekali lagi Pak Sekjen, dan tadi juga saya dengar alokasinya baru 30, kedepan mungkin bisa banyak lagi Pak Sekjen. Kita lihat aja seperti apa kebutuhannya,” tutupnya. (Rizka)

0 Komentar