Bupati Garut Tekankan Respons Cepat Atas Keluhan Masyarakat di Media Sosial

istimewa
Bupati Garut Tekankan Respons Cepat Atas Keluhan Masyarakat di Media Sosial. (istimewa)
0 Komentar

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyoroti terkait berbagai keluhan dari masyarakat yang diupload melalui sosial media.

Menurutnya, keluhan dari masyarakat ini semakin lama akan banyak dan besar, sehingga perlu diselesaikan segera mungkin.

“Saya sampaikan bahwa banyak keluhan dari masyarakat. Jadi kalau kita nonton Facebook, Instagram, TikTok, itu kita melihat bahwa tuntutan masyarakat itu semakin lama semakin banyak, semakin besar dan sering diulang-ulang,” ujarnya saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Setda Garut, Senin 26 Januari 2026.

Baca Juga:Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Cigedug Terbakar Senin MalamPatroli Dini Hari, Polisi Tegur Empat Pemuda yang Kedapatan Miras di Jalan Ibrahim Adjie

Sehingga, ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan kabupaten Garut jangan sampai hal yang tidak diinginkan terjadi. Serta, ia mengingatkan jika ada kegiatan yang menyangkut masyarakat agar segera diselesaikan.

“Untuk itu maka saya mengajak hal yang kiranya jangan sampai terjadi. Jadi kalau ada kegiatan yang menyangkut masyarakat, jangan sampai ada ceritanya ada BLT dipotong, jalan rusak segera perbaiki sebelumnya, meskipun anggaran kita terbatas, tapi upayakan melakukan upaya pencegahan,” katanya.

Ia menyampaikan, karena jika keluhan masyarakat tidak diselesaikan maka akan mempengaruhi terhadap kinerja, dan hal tersebut mencerminkan bahwa dirinya, Wakil Bupati, dan Sekda Garut bagian yang tidak bisa dipisahkan.

“Karena begitu juga itu bisa mempengaruhi terhadap kinerja kita semua, persepsi kita semua. Jangan sampai berpikir, ah itu bukan tanggungjawab saya, enggak juga. Kita adalah bagian yang tidak terpisahkan. Saya, Bu Wakil, Pak Sekda, semua adalah satu entitas saudara. Kalau ada yang terluka, maka semua akan terluka,” tambahnya.

Syakur menambahkan, ia mengingatkan juga kepada pejabat pemerintahan, dimulai dari tingkat desa, camat, bahkan para SKPD karena hak masyarakat sekarang sensitif dan lebih terbuka pandangannya terhadap kinerja pemerintah.

“Termasuk juga dengan kepala desa, camat, saya tidak bosannya mengingatkan Hak masyarakat sekarang lebih sensitif dan lebih terbuka pandangannya apa yang kita lakukan,” tutupnya. (Rizka)

0 Komentar