GARUT – Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan terkait target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Garut tahun 2026.
Menurutnya, untuk target tahun 2026 masih sama dengan tahun sebelumnya sekitar Rp770 miliar. “Sekarang kita hampir sama dengan tahun kemarin, tapi kita diangka sekitar Rp770 miliar,” ujarnya.
Nurdin menyampaikan, terkait sektor PAD ditahun 2025 paling besar itu di sektor pajak.
Baca Juga:Anggaran Terbatas, Disparbud Garut Benahi Destinasi Wisata Lama di Tahun 2026Lansia Tunanetra di Bayongbong Tak Tersentuh Bantuan, Yudha Puja Turnawan Minta Intervensi Pemkab dan Kemensos
“Sebenarnya sekarang, karena kemarin kan begini, ada yang kita prediksi kecil, ternyata kan besar. Ada yang besar, tapi ada yang kecil. Terutama yang memang di sektor-sektor real seperti di Pajak,” katanya.
Nurdin menambahkan, terkait kontribusi PAD untuk APBD tahun 2024 hingga akhir 2025 meningkat diangka 15%.
“Kita ada naik lah, kalau kemarin kontribusi APBD itu ada di angka 13 persen, kita sekarang ada di angka 15 persen,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut, Beni Yoga, menyampaikan bahwa pihaknya akan mempelajari capaian PAD dari sektor Pariwisata tahun sebelumnya, dan membandingkan dengan target yang ditetapkan untuk tahun 2026.
“Kelihatannya memang ada peningkatan di beberapa objek wisata. Saya sedang mempelajari capaian PAD tahun sebelumnya seperti apa dan capaian PAD tahun ini,” tutupnya. (Rizka)
