Rumah Warga di Garut Rusak Diterjang Angin, Kapolsek Banjarwangi Langsung Tinjau Lokasi

istimewa
Polisi tinjau lokasi rumah warga di Banjarwangi yang rusak diterjang angin. (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Angin kencang yang melanda Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menyebabkan sejumlah rumah warga rusak akibat tertimpa pohon tumbang dan bangunan roboh, sehingga jajaran Polsek Banjarwangi Polres Garut langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi terdampak, Sabtu 24 Januari 2026.

Kapolsek Banjarwangi IPDA Ipar Suparlan, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan pihak kepolisian akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.

“Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, serta kami akan terus melakukan mitigasi dan patroli bencana alam di wilayah hukum Polsek Banjarwangi. Apabila ditemukan kejadian bencana serupa, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan cepat,” ujar Kapolsek.

Baca Juga:Diduga Ojol Dianiaya Ojek Pangkalan, Ratusan Driver Datangi Polsek CibatuLapas Garut Gelar Pelepasan Purnabakti dan Serah Terima Pejabat Manajerial

Kapolsek langsung melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarwangi bersama personel, dengan melibatkan pemerintah desa setempat.

“Adapun lokasi terdampak tersebar di tiga titik, yakni Kampung Cilogawa Desa Mulyajaya, Kampung Padaawas Desa Kadongdong, serta Kampung Banjarwangi Desa Banjarwangi,” katanya.

Ia mengungkapkan, di Kampung Cilogawa, sebuah rumah semi permanen milik Yadin Supriadin (39) mengalami kerusakan pada sebagian atap setelah tertimpa pohon tumbang, dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp15 juta.

“Sementara di Kampung Padaawas, rumah milik Siti Wahyuni (30) juga mengalami kerusakan atap dengan perkiraan kerugian mencapai Rp5 juta.Sedangkan di Kampung Banjarwangi, rumah milik Cecep (56) dilaporkan roboh pada bagian belakang bangunan dan atap rumah akibat terjangan angin kencang, dengan estimasi kerugian sekitar Rp5 juta,” ungkapnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, kata dia, jajaran Polsek Banjarwangi melakukan pendataan warga terdampak, berkoordinasi dengan kepala desa dan unsur Forkopimcam, serta membantu warga membersihkan material pohon tumbang.

“Koordinasi ini dilakukan dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan,” sambungnya.(*)

0 Komentar