Hujan Deras Picu Longsor di Sukawening, Irigasi Maripari-Kertajaya Sempat Tertutup

istimewa
Kapolsek Sukawening bersama unsur Forkopimcam dan warga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor yang sempat menutup aliran irigasi Maripari–Kertajaya akibat hujan deras. (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah milik warga di Kampung Jembatan Dua, Desa Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, longsor hingga menutup aliran irigasi yang mengairi area persawahan Maripari-Kertajaya, Minggu 25 Januari 2026.

Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, bersama anggota piket Polsek Sukawening langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta langkah penanganan awal guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

“Material longsoran diketahui memiliki ketinggian sekitar 3 meter dengan panjang kurang lebih 12 meter. Tanah tersebut menutup aliran sungai irigasi yang selama ini menjadi sumber pengairan sawah warga di Desa Maripari hingga Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, sehingga berpotensi mengganggu aktivitas pertanian,” kata AKP Budiman.

Baca Juga:Gapura Candi di Cibiuk Kidul Jadi Perbincangan, Ajengan Iip Tegaskan Hanya Unsur ArsitekturTarget PAD Garut 2026 Sekitar Rp770 Miliar, Kontribusi ke APBD Naik Jadi 15 Persen

Ia mengungkapkan, pengecekan dilakukan di Kampung Jembatan RT 02 RW 01, Desa Maripari.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Sukawening bersinergi dengan unsur Forkopimcam Sukawening, di antaranya Babinsa Desa Maripari, Camat Sukawening beserta jajaran Satpol PP, perangkat Desa Maripari, petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Pangatikan, serta masyarakat setempat.

Usai pengecekan, Forkopimcam bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan material longsoran yang menutup aliran irigasi.

Upaya ini dilakukan untuk mencegah dampak lanjutan, khususnya terhadap lahan pertanian warga yang bergantung pada aliran air tersebut.

“Berkat kerja sama seluruh pihak, proses pembersihan berjalan lancar dan aliran irigasi secara bertahap kembali terbuka. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” sambungnya.

Kehadiran aparat kepolisian dan unsur terkait di lokasi menjadi wujud kepedulian serta respons cepat dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif.(*)

0 Komentar