Inti pertunjukannya adalah aksi berbahaya seorang pelais yang bergelantungan pada sebuah tali di ketinggian belasan meter.
Asal usul kesenian ini bermula dari sejarah lisan tentang sosok Laisan pada masa penjajahan Belanda, yang dikenal karena keahliannya memanjat dan berpindah antar-pohon kelapa menggunakan pelepah.
Ketiga tradisi khas Garut ini membawa narasi dan nilai budaya yang mendalam.
Baca Juga:Keuangan Rumah Tangga Lebih Stabil, Ini 10 Langkah yang Bisa DiterapkanDari Niat Berbagi, Warung Ikhlas di Garut Setiap Hari Sajikan Ratusan Porsi Gratis
Walaupun secara fungsi telah mengalami transformasi, kehadiran mereka di masa kini menjadi bukti nyata ketangguhan budaya lokal dalam menjaga identitas sejarahnya di era modern.(*)
