Dari Niat Berbagi, Warung Ikhlas di Garut Setiap Hari Sajikan Ratusan Porsi Gratis

Dari Niat Berbagi, Warung Ikhlas di Garut Setiap Hari Sajikan Ratusan Porsi Gratis
Dari Niat Berbagi, Warung Ikhlas di Garut Setiap Hari Sajikan Ratusan Porsi Gratis. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Warung Ikhlas, yang berada di Jl.Ahmad Yani, Gang Candramerta II, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Merupakan salah satu implementasi pelaksanaan dari tujuh Ilmu Pendidikan Hidup (IPH), di lembaga Sekolah Kehidupan (SKH), salah satunya tentang keikhlasan.

Koordinator Warung Ikhlas (WI) Garut, Euis Abibah, mengatakan bahwa WI ini merupakan warung nasi gratis untuk semua kalangan masyarakat, yang berada di bawah naungan Majelis Ridho Allah dibawah pimpinan Anton Basuki.

Menurutnya, WI ini sudah mulai beroperasi di Garut sejak Desember 2025, dengan bermodalkan niat untuk berbagi dan membantu masyarakat, tanpa memandang latar belakang.

Baca Juga:Ponsel Wartawan Pasundan Ekspres Dilempar ke Situ Cigayonggong Saat Liputan TambangSTIT Qurrota A’yun Garut Perpanjang Kerja Sama Tridarma dengan STIT NU Al Farabi

“Warung iklas ini mulai operasional pada bulan Desember 2025, saya bermodal yakin dan Bismillah membuka Warung iklas, karena niat saya ingin berbagi dan membantu pada siapa pun tanpa melihat derajat,” ujarnya saat ditemui di Candramerta II.

Euis menjelaskan, bahwa awal operasional WI ini di Jalan Otista Tarogong, namun dikarenakan akan menggangu penggunaan jalan, maka dipindahkan ke Candramerta II.

“Awal operasional warung iklas ini dijalan otista Tarogong Garut, mengingat ini jalan umum maka para pengguna jalan akan terganggu, juga menghindari hal yang tidak diinginkan maka dipindahkanlah lokasi ke Candamerta II,” jelasnya.

Ia menyampaikan, bahwa biaya operasional WI ini dari para donatur, yaitu dari alumni SKH, maupun dari umum. Dengan konsep, ia hanya mengajak para donatur melalui grup WhatsApp, dilarang untuk menghubungi pribadi.

“Untuk biaya operasional disini saya cukup memberitahu melalui grup pribadi ataupun grup komunitas bahwa ada warung iklas, dan saya hanya mengajak siapapun yang mau ikut menyumbang silahkan,” katanya.

Sekretaris WI Garut, Iis Rismawati, menyampaikan secara teknis, bahwa tenaga kerja yang piket di WI ini sekitar 6 orang perhari, yang merupakan para relawan secara ikhlas membantu operasional WI tanpa diberi upah.

Menurutnya, WI ini perhari menyediakan menu makanan berbeda-beda, perhari bisa mencapai 100 porsi lebih, buka dari pukul 11.00 hingga selesai.

Baca Juga:Muhammad Ridwan, Pengusaha Sukses Asal Garut yang Mengubah Kebun Menjadi Inspirasi DuniaTahun 2025 TBC di Garut Capai 9 ribu Kasus, Dinkes Upayakan Penurunan

“Alhamdulillah WI ini sudah berjalan dua bulan, Alhamdulillah pada awalnya hanya menyediakan 100 porsi tetapi kita mampu sampai 250 porsi,” katanya.

0 Komentar