Ponsel Wartawan Pasundan Ekspres Dilempar ke Situ Cigayonggong Saat Liputan Tambang

Proses pencarian HP wartawan yang dilempar oknum ormas ke Situ Cigayonggong. (Istimewa)
Proses pencarian HP wartawan yang dilempar oknum ormas ke Situ Cigayonggong. (Istimewa)
0 Komentar

“Saya tidak tahu beliau menemui saya atas inisiatif sendiri atau suruhan. Yang jelas, sikapnya tidak kooperatif, langsung melempar handphone,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut, ponsel milik Hadi sempat tidak ditemukan. Meski begitu, ia memastikan tidak mengalami kekerasan fisik. “Kalau kekerasan fisik tidak ada. Intimidasi cuma ‘nge-ghost’ aja,” ucapnya.

Pasca kejadian, Hadi meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Subang untuk melakukan pencarian ponselnya di Situ Cigayonggong.

Baca Juga:STIT Qurrota A’yun Garut Perpanjang Kerja Sama Tridarma dengan STIT NU Al FarabiMuhammad Ridwan, Pengusaha Sukses Asal Garut yang Mengubah Kebun Menjadi Inspirasi Dunia

Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Rescue Damkar Subang dikerahkan ke lokasi pada Kamis 22 Januari 2026 pagi.

Proses pencarian dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan melibatkan empat penyelam yang menyisir dasar situ.

“Pukul 12.00 WIB, alhamdulillah HP berhasil ditemukan,” ujar Cucu Suherman, Komandan Regu (Danru) Rescue Damkar Subang.

Ia menambahkan, hujan serta kondisi lumpur yang cukup tebal di dasar situ menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

Namun berkat perlengkapan selam yang memadai, ponsel tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi utuh.

Hadi Martadinata pun mengungkapkan rasa syukur saat kembali menerima alat kerja jurnalistiknya tersebut.

“Alhamdulillah HP saya berhasil ditemukan. Saya ucapkan terima kasih kepada Damkar Subang dan Kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas Desa Kasomalang, yang telah sigap membantu,” ucapnya.

Baca Juga:Tahun 2025 TBC di Garut Capai 9 ribu Kasus, Dinkes Upayakan PenurunanAnggaran Perbaikan Insfrastruktur Jalan Turun, PUPR Garut Hanya Fokus Rehab 19 Ruas Jalan di 2026

Selanjutnya, Hadi memastikan akan melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Pasundan Ekspres, Yusup Suparman, turut menyampaikan apresiasi kepada Damkar Subang serta jajaran Polsek Jalancagak atas bantuan dalam proses pencarian ponsel wartawannya.

Yusup juga menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum ormas tersebut. Menurutnya, perampasan dan pelemparan alat kerja wartawan merupakan tindakan yang bertentangan dengan hukum serta mencederai kebebasan pers.

Redaksi Pasundan Ekspres, lanjut Yusup, mendukung penuh langkah Hadi Martadinata untuk membawa kasus ini ke ranah hukum agar menjadi pembelajaran dan tidak kembali terulang.(*)

0 Komentar