JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan apresiasi atas kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Inggris yang dinilai membawa dampak strategis bagi pembangunan nasional, khususnya di sektor maritim dan pendidikan.
Ketua DPP PSI Bidang Litbang, Dedek Prayudi dalam rilis yang diterima Radar menyebut langkah Presiden Prabowo tersebut mencerminkan arah kepemimpinan yang visioner dan adaptif terhadap dinamika global.
“Di tengah situasi dunia yang penuh tantangan, Presiden menunjukkan kematangan visi dengan memperkuat kemitraan internasional, khususnya dengan Inggris. Ini langkah nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Dedek, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga:SBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Sebut Dunia Kian Dekati Titik BerbahayaLiga Champions Makin Sengit, Arsenal Nyaman di Puncak, Raksasa Eropa Berebut Tiket Aman
Selama kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan itu membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara kedua negara.
Salah satu fokus kerja sama adalah sektor kemaritiman. Pemerintah Indonesia dan Inggris menyepakati penandatanganan nota kesepahaman terkait pembangunan kapal penangkap ikan yang ditujukan bagi nelayan Indonesia.
Dedek menilai kerja sama ini sangat relevan mengingat karakter geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.
“Lebih dari dua pertiga wilayah Indonesia adalah laut dan ada jutaan nelayan yang menggantungkan hidupnya di sektor ini. Ketersediaan kapal tangkap menjadi kebutuhan mendesak,” jelasnya.
Selain maritim, sektor pendidikan juga menjadi perhatian dalam lawatan tersebut. Indonesia akan menjalin kemitraan dengan Russell Group, konsorsium yang terdiri dari 24 universitas unggulan di Inggris.
PSI menilai kerja sama tersebut membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Tanah Air.
“Inggris dikenal sebagai pusat inovasi dan memiliki reputasi pendidikan kelas dunia. Kolaborasi dengan Russell Group akan memperkuat mutu perguruan tinggi kita,” kata Dedek.
Baca Juga:Harga Emas Antam Cetak Rekor Baru, 1 Gram Nyaris Rp2,8 JutaProfil Florencia Lolita Wibisono, Pramugari ATR 42-500 yang Jadi Sorotan Publik
Ia menambahkan, penguatan sektor pendidikan merupakan fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, inisiatif pemerintah seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda perlu diperkuat dengan kerja sama internasional.
“Kalau ingin Indonesia maju, kuncinya ada di pendidikan. Kerja sama ini menjadi salah satu jalur strategis untuk meningkatkan kualitas SDM di level global,” pungkasnya. (*)
