Pada 23 Januari, potensi serupa masih membayangi Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, serta NTT.
Kemudian pada 24 Januari, fokus potensi cuaca ekstrem berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sementara periode 25–26 Januari, peningkatan curah hujan diprediksi terjadi di Bali, NTB, dan NTT.
Baca Juga:PSI Nilai Kunjungan Prabowo ke Inggris Perkuat Arah Pembangunan Maritim dan PendidikanSBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Sebut Dunia Kian Dekati Titik Berbahaya
BMKG menekankan bahwa kondisi atmosfer bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca.
“Masyarakat perlu lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, termasuk perjalanan darat, laut, maupun udara,” tambah Andri.
BMKG juga mengimbau publik untuk rutin mengecek informasi resmi melalui aplikasi InfoBMKG, situs www.bmkg.go.id
, serta media sosial resmi @infobmkg guna mendapatkan pembaruan cuaca terkini. (*)
