Hal senada disampaikan Andi Sultan yang menyebut ukuran ELT sekitar 22 x 30 sentimeter. Alat tersebut memang terpasang di bagian kepala pesawat.
“Kalau black box biasanya di belakang. Yang ditemukan ini di depan, jadi kami pastikan itu ELT,” terangnya.
Sementara itu, Brigjen Andre sebelumnya sempat menyampaikan informasi adanya penemuan benda yang dikira black box sekitar 700 meter dari puncak gunung. Benda tersebut langsung diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk dilakukan analisis lanjutan.
Baca Juga:Rekomendasi 3 Kafe Nyaman di Garut, Cocok untuk Nongkrong hingga NugasRutan Garut Berpartisipasi dalam Panen Raya Nasional Program Ketahanan Pangan 2026
“Semua yang ditemukan akan diserahkan ke KNKT untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga kini, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Namun, operasi sempat dihentikan sementara pada malam hari karena kondisi medan yang ekstrem dan faktor keselamatan.
“Malam ini evakuasi dihentikan sementara. Satu jenazah yang ditemukan belum bisa dievakuasi karena sulitnya medan,” pungkas Andre.
Tim SAR memastikan operasi pencarian dan evakuasi akan dilanjutkan kembali setelah kondisi memungkinkan. (*)
