Profil Florencia Lolita Wibisono, Pramugari ATR 42-500 yang Jadi Sorotan Publik

istimewa
Profil Florencia Lolita Wibisono, Pramugari ATR 42-500 yang Jadi Sorotan Publik
0 Komentar

JAKARTA – Nama Florencia Lolita Wibisono mendadak menjadi perhatian publik setelah tercatat dalam daftar manifes pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Informasi ini dilansir dari Disway.

Florencia merupakan salah satu pramugari yang bertugas dalam penerbangan rute Yogyakarta–Makassar. Pesawat tersebut diketahui kehilangan komunikasi pada Sabtu, 17 Januari 2026 sekitar pukul 13.17 WITA.

Hingga kini, proses pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan untuk memastikan keberadaan pesawat beserta seluruh penumpang dan awak kabin.

Baca Juga:Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Evakuasi Terkendala Medan EkstremRekomendasi 3 Kafe Nyaman di Garut, Cocok untuk Nongkrong hingga Nugas

Florencia Lolita, yang akrab disapa Olen, diketahui memiliki darah Manado. Ibunya berasal dari Kendis, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Berdasarkan informasi dari akun LinkedIn pribadinya, Olen merupakan lulusan Universitas Pelita Harapan (UPH).

Kariernya di dunia penerbangan dimulai sejak 2012. Ia bergabung dengan PT Wings Abadi Airlines sebagai Flight Attendant Company Checker Instructor. Seiring waktu, Florencia dipercaya mengemban posisi strategis sebagai Manager Training Flight Attendant.

Kabar hilangnya pesawat tersebut membuat akun Instagram Florencia, @olen.flw, dibanjiri ribuan komentar dari keluarga, sahabat, hingga warganet yang tak mengenalnya secara pribadi. Mereka menyampaikan doa serta harapan agar seluruh kru ditemukan dalam kondisi selamat.

Sejumlah pesan bernada haru dan penuh doa membanjiri kolom komentarnya, mulai dari ungkapan optimisme, permohonan perlindungan Tuhan, hingga harapan agar segera mendapat kabar baik.

Dilansir disway, berdasarkan laporan Kepala Basarnas Makassar, Muh Arif Anwar, pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui sedang disewa oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Dalam penerbangan tersebut, terdapat 10 penumpang, tiga di antaranya merupakan pegawai KKP, yakni Ferry Irawan, Yoga Naufal, dan Deden Mulyana.

Sementara itu, data manifes kru mencatat tujuh awak pesawat yang bertugas, terdiri dari:

  • Pilot: Capt. Andy Dahananto
  • Kopilot: Farhan
  • FOO: Hariadi
  • Engineer 1: Restu Adi
  • Engineer 2: Dwi Murdiono
  • Pramugari: Florencia Lolita
  • Pramugari: Esther Aprilita

Hingga kini, publik masih menanti perkembangan terbaru dari proses pencarian. Doa terus mengalir untuk keselamatan seluruh kru dan penumpang pesawat tersebut. (*)

0 Komentar