GARUT – Sebuah kios warung nasi di Pasar Wisata Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, hangus terbakar pada Minggu 18 Januari 2026 siang yang mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah dan membuat sejumlah kios di sekitarnya ikut terdampak.
Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di kios Blok E lantai II Nomor 451 berukuran kurang lebih 3×3 meter.
“Kios tersebut milik Euis (61) dan dikontrak oleh Nurjanah (51) yang digunakan sebagai warung nasi,” jelas AKP Hilman.
Baca Juga:Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Polsek Cikelet Turun Lakukan MitigasiMotor Honda Beat Curian Ditemukan, Pelaku Diamankan Polsek Cibatu
Ia mengungkapkan, bahwa api dengan cepat membesar dan merambat ke kios di sekitarnya, yakni kios sebelah kiri milik Ibu Linda serta kios sebelah kanan milik Didi dan H. Dede, sehingga menyebabkan sejumlah kios turut terdampak.
“Berdasarkan keterangan saksi, yakni Ayin (49) warga Kampung Cicau Lebak Desa Sukarasa dan Wahyu Margana (52) warga Kampung Kaum Desa Samarang, api pertama kali terlihat berasal dari dalam kios warung nasi yang saat itu ditinggal pemiliknya,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, memaparkan bahwa dugaan sementara kebakaran dipicu oleh kompor yang masih menyala saat pemilik warung meninggalkan kios untuk berjualan keliling di sekitar area pasar.
“Menurut penuturan saksi, api muncul dari kios yang sedang ditinggal pemiliknya. Pelapor kemudian langsung menghubungi call center Damkarmat untuk penanganan,” ujar Usep Basuki Eko.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut yang dibantu warga pasar, anggota Polsek Samarang, serta Koramil Samarang berhasil memadamkan api sekitar pukul 15.30 WIB.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, akibat peristiwa kebakaran ini, kerugian materiil ditaksir cukup besar.
“Satu kios dilaporkan terbakar dengan kerugian sekitar Rp30 juta. Selain itu, kios di sebelah kanan milik Ust. Didi mengalami kerugian sekitar Rp20 juta, kios H. Dede sekitar Rp10 juta, serta kios sebelah kiri milik Ibu Linda sekitar Rp10 juta,” kata Basuki Eko.
Baca Juga:Petani di Leuwigoong Terancam Gagal Panen, Tanaman Padi Diserang Hama TikusUang Cepat Habis? Ini Cara Mengatur Keuangan dengan Lebih Bijak
Polsek Samarang juga mengimbau para pedagang pasar agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan memasak, khususnya kompor, serta memastikan kondisi aman sebelum meninggalkan kios guna mencegah terulangnya kejadian serupa.(Rizka/*)
