8. Mengatur Durasi Pencahayaan
Ayam membutuhkan stimulasi cahaya untuk memicu hormon bertelurnya. Selain mengandalkan sinar matahari di siang hari, Anda mungkin perlu menambahkan lampu di malam hari agar siklus produksinya tetap stabil dan tidak drop.
9. Teknik Pengambilan dan Penanganan Telur
Telur harus segera dipanen secara berkala agar tidak pecah terinjak atau dipatok oleh ayam itu sendiri. Perlakukan telur dengan hati-hati saat pengumpulan supaya cangkangnya tetap mulus dan kualitas isinya terjaga hingga sampai ke tangan pembeli.
10. Menetapkan Harga yang Masuk Akal
Sebelum memberi label harga, intip dulu harga pasaran di lingkungan sekitar. Jangan sampai terlalu mahal hingga tak laku, tapi jangan pula terlalu murah sampai Anda tidak mendapat untung. Hitung semua biaya operasional dengan teliti.
Baca Juga:Cari Tempat Santai Saat Long Weekend? Ini 8 Spot Nongkrong Terbaik di GarutRamalan Pisces Hari Ini: Cinta Romantis, Karier Harmonis, dan Penyembuhan Emosional
11. Tertib Administrasi dan Evaluasi Mandiri
Banyak pemula gagal karena tidak punya catatan keuangan. Catat setiap rupiah yang keluar untuk pakan atau obat, serta setiap butir telur yang terjual.
Dengan data yang rapi, Anda bisa mengevaluasi apakah bisnis Anda sedang sehat atau perlu perbaikan strategi.(*)
