GARUT – Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto membagikan sedikitnya 500 bibit kopi kepada lima polsek di wilayah hukum POlres Garut. Pembagian tersebut sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana serta pelestarian lingkungan, juga pemberdayaan ekonomi.
Yugi menjelaskan bahwa pembagian bibit kopi tersebut difokuskan pada wilayah yang sepanjang tahun 2025 kerap dilanda bencana alam, seperti longsor dan banjir.
“Ini juga bagian dari mitigasi longsor. Kami membagikan 500 bibit kopi ke lima polsek yang selama tahun 2025 mengalami bencana, baik tanah longsor maupun banjir,” jelas Yugi.
Baca Juga:Empat Rumah Terdampak Kebakaran di Sukaresmi, Anggota DPRD dan DKP Garut Salurkan BantuanAKBP Yugi Sebut Polres Garut Membutuhkan ATV untuk Patroli Pantai
Adapun lima wilayah yang menerima bantuan bibit kopi tersebut, diungkapkan Yugi, adalah Polsek Limbangan, Polsek Cilawu, Polsek Singajaya, Polsek Banjarwangi, serta Polsek Bungbulang.
“Kelimanya merupakan wilayah rawan bencana. Tadi juga perwakilan Bhabinkamtibmas dari masing-masing polsek sudah hadir,” tambahnya.
Menurut Yugi, penanaman bibit kopi ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Nanti bisa dipanen, bisa untuk ngopi juga. Jadi selain menjaga lingkungan, ada nilai ekonominya,” katanya.
Penanaman dilakukan di kawasan yang dinilai mampu menyerap air, sehingga dapat membantu mengurangi risiko terjadinya longsor dan banjir di masa mendatang.
“Penanamannya di wilayah yang sekiranya bisa menyerap air, itu yang kami pilih,” pungkas AKBP Yugi Bayu.
Ia berharap, program tersebut dapat menjadi langkah konkret kepolisian dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah rawan bencana. (*)
