HP Tertinggal di Angkot, Aksi Sigap Polisi Garut Bikin Warga Terharu

istimewa
HP Tertinggal di Angkot, Aksi Sigap Polisi Garut Bikin Warga Terharu. (istimewa)
0 Komentar

GARUT – Sebuah peristiwa penuh empati terjadi di Garut, Jawa Barat, Selasa, 13 Januari 2026. Di tengah rutinitas pagi, jajaran Kepolisian Resor Garut kembali menunjukkan wajah humanis kepolisian melalui aksi cepat membantu warga yang kehilangan ponsel di angkutan kota.

Kejadian bermula saat Kang Dani, petugas keamanan sebuah pusat perbelanjaan di Serpong, Tangerang yang sedang dalam perjalanan pulang ke Garut, melapor kepada petugas yang tengah melakukan pengaturan lalu lintas pagi. Dengan raut panik, ia menyampaikan bahwa ponselnya tertinggal di angkutan perkotaan (angkot) jurusan Terminal Guntur–Wanaraja.

Menanggapi laporan tersebut, Ipda Denden dari Pamapta 3 bersama Brigadir Yopi, anggota Satlantas Polres Garut langsung bergerak cepat. Keduanya melakukan pelacakan menggunakan fitur lokasi pada ponsel milik pelapor.

Baca Juga:DLH Garut Soroti Kerusakan Lingkungan Akibat Galian C, Tekankan Perlunya PemulihanGuru dan Siswa SMA YBHM Garut Diundang KCD Jabar Bahas Persoalan Sengketa, yang Mengundang Tidak Hadir

Hasil pelacakan menunjukan sinyal ponsel milik Kang Dani berada di sekitar Pasar Wanaraja. Tanpa menunda waktu, petugas pun segera menuju lokasi tersebut. Setelah menemukan angkot yang dicurigai, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan sopirnya.

Awalnya, sang sopir tidak mengakui keberadaan ponsel tersebut. Namun ketika ponsel dibunyikan, suara dering terdengar dari dalam jok angkot. Setelah dibuka, ponsel pun ditemukan terselip di dalamnya. Sopir akhirnya mengakui perbuatannya.

Kepala Satuan Lalintas Polres Garut, AKP Aang Andi Suhandi mengapresiasi langkah cepat anggotanya dan menegaskan komitmen kepolisian dalam melayani masyarakat.

“Anggota kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Ini bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat. Sekecil apa pun laporan warga, tetap harus ditindaklanjuti dengan cepat dan penuh tanggung jawab,” ujar Aang.

Ia menambahkan, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap penanganan permasalahan di lapangan.

“Kami tidak hanya menegakkan aturan, tapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan. Sopir oleh petugas pun diberi teguran secara persuasif agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Setelah ponsel berhasil diamankan, barang tersebut langsung dikembalikan kepada pemiliknya. Kang Dani pun mengaku lega dan berterima kasih atas bantuan kepolisian.

Baca Juga:Serapan Pupuk Urea Bersubsidi di Garut Tahun 2025 Hanya 60 PersenRatusan Bibit Kopi Dibagikan Kapolres Garut, Upaya Mitigasi Longsor dan Pemberdayaan Ekonomi

“Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah sigap membantu saya,” ucapnya haru. (*)

0 Komentar