Jalan Eureun Sono Sukawening Masih Ditutup Untuk Kendaraan Roda Empat

RADAR GARUT
Jalan Eureun Sono Sukawening Masih Ditutup Untuk Kendaraan Roda Empat
0 Komentar

GARUT – Jalan Eureun Sono di Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukawening, hingga Senin (12/1/2026) masih ditutup untuk kendaraan roda empat. Meski demikian, pejalan kaki dan pengendara sepeda motor masih diperbolehkan melintas.

Mantan Kepala Dusun (Kadus) Sukaluyu, Ade, menjelaskan bahwa berdasarkan papan proyek, kegiatan rabat beton Jalan Eureun Sono tahun 2025 menelan anggaran lebih dari Rp50 juta yang bersumber dari bantuan provinsi (Banprov).

“Sisa anggaran dari Banprov juga digunakan untuk pembangunan irigasi,” ujar Ade, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:Bupati Garut: Kita Ingin Menjadi Negara Hukum yang Menjadikan Hukum sebagai Panduan UtamaKetua PGRI Garut Sebut Gugatan Lahan Sekolah Banyak Terjadi

Ia menambahkan, sesuai hasil musyawarah desa (musdes), dana Banprov tahun 2025 dialokasikan untuk rabat beton Jalan Eureun Sono dan pembangunan irigasi. Hal tersebut dilakukan lantaran Dana Desa tahap akhir tahun 2025 tidak cair.

Diketahui, volume rabat beton jalan tersebut mencapai 29,25 meter kubik dengan masa pengerjaan selama 14 hari kalender. Proyek dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Sukaluyu.

Penutupan jalan dilakukan guna mempercepat proses pengeringan rabat beton agar hasil pekerjaan lebih maksimal dan tahan lama.

Warga lainnya menuturkan, usia rabat beton tersebut baru sekitar sepekan lebih sehingga jalan masih harus ditutup untuk kendaraan roda empat.

Sementara itu, sejumlah pengendara sepeda motor yang mengetahui adanya penutupan jalan memilih menggunakan jalur alternatif menuju Kampung Eureun Sono.Jalan Eureun Sono Masih Ditutup untuk Kendaraan Roda Empat. (Pepen Apendi)

0 Komentar