GARUT – Kabupaten Garut sempat dihebohkan dengan kasus penganiayaan terhadap warga yang terjadi di kawasan Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, saat momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 lalu. Peristiwa tersebut viral di media sosial dan menuai sorotan publik.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga, mengatakan pihaknya kini tengah melakukan koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) terkait.
Menurut Beni, insiden tersebut tidak hanya melibatkan pihak internal UPT, tetapi juga pihak eksternal.
Baca Juga:Hari Pertama Sekolah, Siswa SMA YBHM Garut Turun ke Jalan Akibat Sekolah DigembokTim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Pantai Pamayangsari dalam Kondisi Meninggal Dunia
“Kami sedang berkoordinasi dengan teman-teman UPT untuk mengetahui penyebab pastinya. Karena dari kondisi yang saya lihat, kejadian ini bukan hanya dari internal kami saja, tapi juga melibatkan pihak eksternal,” ujar Beni saat ditemui di halaman Kantor Bupati Garut, Senin, 12 Januari 2026.
Sebagai langkah awal, Disparbud tengah melakukan pendalaman dan berencana mengumpulkan seluruh UPT serta petugas lapangan guna menampung fakta-fakta yang terjadi di lokasi.
“Kami sedang mendalami kondisi di lapangan. Besok rencananya akan mengumpulkan seluruh UPT dan petugas lapangan untuk menampung kondisi yang terjadi secara faktual,” katanya.
Hasil pertemuan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dalam perbaikan manajemen, khususnya terkait sistem tiketing dan pengelolaan kawasan wisata ke depan.
“Ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan manajemen, terutama terkait penarikan tiket dan pengelolaan wisata,” tambahnya.
Beni menegaskan, peristiwa di Pantai Santolo harus segera diselesaikan, mengingat dalam waktu dekat akan kembali menghadapi momentum libur panjang, khususnya saat Hari Raya Idul Fitri. Terlebih, Pantai Santolo masih menjadi destinasi primadona wisata di Kabupaten Garut.
“Momentum libur ke depan akan segera datang, apalagi Idul Fitri. Kalau melihat kondisi destinasi wisata, Pantai Santolo masih menjadi primadona, sehingga pengunjung pasti akan banyak,” ujarnya.
Baca Juga:Sampah Berserakan Jalan Palalangon, Warga Keluhkan Gangguan KenyamananPegawai dan Warga Binaan Rutan Garut Dites Urine, Seluruhnya Negatif Narkoba
Ia berharap, kejadian serupa tidak kembali terulang di seluruh destinasi wisata di Garut.
“Kami akan mengambil langkah-langkah ke depan agar peristiwa kemarin tidak terjadi lagi, baik di Santolo maupun di objek wisata lainnya,” katanya.
Meski demikian, Disparbud terus menginstruksikan kepada seluruh UPT agar memperketat pengamanan di setiap destinasi wisata. Saat ini, pihaknya masih fokus melakukan pendataan dan pemetaan masalah di lapangan sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
