GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Garut masa bakti 2026–2029, yang digelar di Pendopo Garut, Kamis, 8 Januari 2026.
Syakur mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian Garut menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah bahkan mencapai angka 10 persen, sebuah capaian yang dinilai sangat membanggakan.
Ia juga menyebut bahwa sektor pertanian menjadi tulang punggung utama yang menopang kemajuan tersebut. Syakur juga menyampaikan bahwa kebutuhan komoditas pertanian saat ini sangat tinggi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional.
Baca Juga:Berawal dari Cekcok soal Rumput, Seorang Mahasiswa Dianiaya Menggunakan GergajiAparat Gabungan dan Warga Bersihkan Material Longsor di Gunung Papandayan
Dengan kondisi tersebut, Syakur pun mengajak para pemuda untuk mau kembali ke Desa untuk membangun bersama-sama, khususnya kaitan dengan ketahanan pangan.
“Permintaan hasil pertanian sekarang sangat besar di seluruh Indonesia. Garut punya potensi luar biasa di sektor ini. Karena itu saya mengajak pemuda untuk kembali ke desa dan bersama-sama membangun ketahanan pangan,” sebutnya.
Syakur juga mengungkapkan bahwa kaum muda memiliki peran strategis dalam mengisi ruang-ruang produktif, khususnya di bidang pangan yang kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Oleh karena itu dirinya berharap pemuda tidak ragu terjun ke sektor pertanian dengan pendekatan modern dan inovatif.
Secara khusus, Syakur menyampaikan kesiapan pemerintah daerah Kabupaten Garut untuk mendukung penuh kreativitas dan kemandirian generasi muda. Ia bahkan memaparkan sejumlah program yang telah disiapkan untuk mendorong wirausaha muda.
Beberapa program yang disiapkan, berupa hibah untuk wirausaha hingga pinjaman dengan bunga rendah. Hal tersebut siap didedikasikan kepada para pemuda yang mau menjadi pengusaha, termasuk petani/
“Ada hibah untuk wirausaha, ada bunga yang murah, ada kesempatan diendorse, banyak hal semua didedikasikan kepada pemuda tinggal bagaimana pemuda (melaksanakannya),” kata Syakur. (*)
