Rutan Garut Kelola Sampah Bernilai Ekonomis, Warga Binaan Dilibatkan Aktif dan Produktif

istimewa
Rutan Garut Kelola Sampah Bernilai Ekonomis, Warga Binaan Dilibatkan Aktif dan Produktif
0 Komentar

Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga binaan sejak dari proses pemilahan hingga pengelolaan hasil ekonomi diharapkan mampu membentuk pola pikir produktif dan mandiri.

“Warga binaan kami libatkan langsung, mulai dari memilah sampah, mengelola, hingga merasakan hasilnya. Ini menjadi pembelajaran nyata tentang kerja sama, kejujuran, dan akuntabilitas. Nilai-nilai ini sangat penting sebagai bekal mereka ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah bernilai ekonomis juga menjadi sarana pembekalan keterampilan hidup (life skill) yang aplikatif dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:Sempat Kabur, Sopir Angkot Penabrak Pedagang Lotek di Garut Diamankan PolisiTim SAR Gabungan bersama Brimob Polda Jabar Temukan Korban Hanyut di Sungai Cimanuk

“Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan sederhana namun relevan, yang bisa mereka terapkan setelah bebas nanti. Pengelolaan sampah, bank sampah, dan budidaya maggot ini adalah contoh konkret bahwa pembinaan tidak harus mahal, tapi harus berkelanjutan dan bermanfaat,” tambahnya.

Dengan adanya program ini, Rutan Garut berharap pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari budaya hidup bersih dan produktif di dalam rutan, sekaligus membentuk karakter warga binaan yang bertanggung jawab dan mandiri.

“Ini adalah bukti bahwa pembinaan pemasyarakatan tidak hanya soal keamanan, tetapi juga soal pemberdayaan manusia. Kami ingin Rutan menjadi tempat pembinaan yang benar-benar mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” pungkas Ismail. (*)

0 Komentar