GARUT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut menerima kunjungan kerja Dadi Sutandi, Komandan Resor Militer (Danrem) 062/Tarumanagara, Kolonel Inf. Dadi Sutandi, Kamis (8/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi antar aparat penegak hukum, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.
Danrem 062/Tarumanagara beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail, bersama jajaran pejabat struktural Rutan Garut. Turut hadir unsur Korem 062/Tarumanagara, di antaranya Kasi Intel, Kasi Log, dan Kasi Ren, serta jajaran pengamanan pemasyarakatan dari Rutan Garut dan Lapas Kelas IIA Garut.
Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta perhatian yang diberikan Danrem 062/Tarumanagara beserta jajaran. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Baca Juga:Mahasiswa KKN Dinilai Bupati Garut jadi Penggerak Perubahan DesaRutan Garut Kelola Sampah Bernilai Ekonomis, Warga Binaan Dilibatkan Aktif dan Produktif
“Kami menyambut baik kunjungan Bapak Danrem 062/Tarumanagara. Ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami dalam menjalankan tugas. Sinergi antara Rutan Garut dan jajaran TNI selama ini sudah berjalan dengan sangat baik, khususnya dalam mendukung pengamanan, pembinaan, dan penanganan situasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan,” ujar Ismail.
Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan kondisi rutan yang aman, tertib, dan kondusif, mengingat dinamika dan kompleksitas tugas pemasyarakatan yang terus berkembang.
“Lingkungan pemasyarakatan memiliki tantangan tersendiri, baik dari sisi keamanan maupun pembinaan warga binaan. Karena itu, dukungan dan koordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya, termasuk TNI, sangat kami butuhkan. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis dapat menjalankan fungsi pemasyarakatan secara profesional, humanis, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ismail juga menambahkan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, bertukar informasi, serta menyamakan persepsi dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan.
“Kami berharap sinergitas ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi terus terjaga dalam bentuk koordinasi yang intens, respons cepat, dan kerja sama konkret di lapangan. Tujuannya satu, yaitu memastikan keamanan rutan tetap terjaga serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tambahnya.
