GARUT – Lapas Kelas II A Kabupaten Garut memiliki sistem pengawasan yang sangat baik. Pengawasan terhadap narapidana (Warga binaan), pengunjung, dan akses keluar masuk barang dan kendaraan diawasi secara ketat selama 24 jam full.
Kepala Lapas (Kalapas) Garut, Rusdedy menerangkan, pihaknya mempunyai tim OSINT (Profiling dan Agen Informasi) yang siap memantau seluruh pergerakan di dalam dan area luar lapas melalui CCTV.
“Tim ini merupakan tim yang melakukan pengawasan dan pemantauan satu kali 24 jam. Jadi teman-teman semua, aktivitas di Lapas Kelas II A Garut itu ada tim yang terus memantau satu kali 24 jam, situasi dan keadaan di Lapas,” terangnya belum lama ini.
Baca Juga:Ditutup Tanpa Solusi, Supir Truk Galian C di Garut Terjepit: Pendapatan Hilang, Cicilan MandekKemendikdasmen Revitalisasi 156 Satuan Pendidikan di Garut, Mendikdasmen: Sekolah Harus Aman dan Layak
Ia mengatakan, keberadaan tim OSINT ini tentunya sangat besar sekali dampaknya terhadap keamanan di Lapas Garut. Karena jika tidak dipantau secara ketat, bukan tidak mungkin terjadi penyisipan barang-barang terlarang di dalam Lapas Garut.
“Ini tentu sangat besar sekali dampaknya gitu ya. Karena kita bisa memperhatikan semua pergerakan, baik itu pengunjung, baik itu tamu, baik itu pergerakan warga binaan, ataupun mungkin pergerakan kendaraan yang keluar masuk dari Lapas, pergerakan barang-barang yang masuk,” katanya.
“Jadi akses orang, akses kendaraan maupun akses barang. Nah yang ini, yang kalau jumlahnya rutin, besar ya, besar kemungkinan juga disisipkan atau disembunyikan melalui akses-akses tersebut,” sambung Rusdedy.
Oleh karena itu lanjut Rusdedy, pada tahun 2026 ini, pihaknya akan kembali memperketat fungsi dan peran tim pengawasan ini.
“Sehingga kami di Lapas Garut mencanangkan pengawasan satu kali 24 jam untuk semua akses orang, akses barang maupun akses kendaraan yang keluar masuk di Lapas,” tutupnya.(Feri)
