RADARGARUT.ID – Kita sangat bergantung pada keseimbangan alam. Lingkungan bukan sekadar tempat tinggal, melainkan kesatuan ruang yang menghubungkan manusia dengan tumbuhan dan hewan dalam satu rantai kehidupan yang saling memengaruhi.
Sangat besar dampak yang harus ditanggung manusia jika alam mulai rusak. Sebagai pemegang peran utama dalam menjaga ekosistem, keselamatan kita sendiri sebenarnya sangat bergantung pada bagaimana cara kita memperlakukan lingkungan saat ini.
Mau itu di lautan, hutan, atau atmosfer, ancaman kerusakan lingkungan selalu ada di depan mata.
Baca Juga:Santuni 270 Anak Yatim, Athifah Minta Pemkab Garut Perhatikan BPJS, Pendidikan, dan KeterampilanKerusakan Lingkungan Kian Parah, Manusia Jadi Korban Utama
Bukan cuma faktor alam seperti bencana yang jadi pemicu, tapi tangan-tangan manusia jugalah yang punya andil besar dalam memperparah kondisi ini.
Sejak awal tahun menjadi periode kelam bagi beberapa wilayah Indonesia yang terkepung bencana hidrometeorologi.
Dampaknya jelas nyata, ekonomi lumpuh dan korban jiwa berjatuhan. Ini adalah alarm keras bahwa perpaduan antara faktor alam dan tangan kotor manusia telah mencapai titik kritis yang mengancam keselamatan kita bersama. Berikut adalah beberapa dampak dari kerusakan alam yang perlu kita perhatikan :
1. Pemanasan Global
Secara sederhana, global warming adalah alarm krisis iklim saat ini. Ini bukan cuma soal suhu naik, tapi penipisan ozon akibat CO2 yang melonjak drastis, sementara oksigen kritis.
Penyebabnya sudah jelas: dari penggundulan dan pembakaran hutan skala besar sampai ketergantungan akut kita pada energi kotor seperti batu bara
2. Pencemaran Masalah
Polusi ini bermuara pada satu hal: kelakuan pabrik yang buang limbah semaunya sendiri. Udara jadi menyesakkan karena kepulan asap hitam, sementara sungai-sungai kita tercemar aliran limbah kimia.
Pada akhirnya,warga sekitar yang kena getahnya: mereka harus berjuang melawan sesak napas dan gangguan kesehatan lainnya setiap hari.
Baca Juga:Sekdis Satpol PP Dipindah ke Disdik, Bupati Garut Singgung Masalah Disiplin PendidikanPasca Insiden Penganiayaan di Pantai Santolo, DPRD Garut Desak Pemkab Benahi Keamanan dan Tata Kelola Wisata
3. Kebakaran Hutan
Persediaan oksigen kita sedang dipertaruhkan akibat kebakaran hutan yang terus berulang.
Dampaknya nyata: keanekaragaman hayati kita kian sirna. Fenomena ini bukan sekadar imbas cuaca panas yang menyengat, tapi sering kali dipicu oleh ego manusia yang nekat meratakan lahan hijau demi mendirikan pabrik
4. Tanah Longsor
Penebangan hutan secara ugal-ugalan tanpa adanya reboisasi adalah biang keladi di balik rentetan bencana tanah longsor. Saat pepohonan hilang, tanah kehilangan daya serapnya.
