GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menanggapi terkait peristiwa penganiayaan yang terjadi di gerbang Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet.
Menurutnya, ini ada ketidakpahaman antara petugas dan wisatawan, bahwa pada dasarnya retribusi tiketing itu termasuk negara bekerja.
“Ada yang menarik, dengan kejadian beberapa saat terjadi di Santolo. Ini saya ingatkan untuk semua, jadi masih ada ketidakpahaman tentang bagaimana negara bekerja, bagaimana melaksanakan tugasnya,” ujarnya saat memimpin Apel di Lapangan Setda Garut.
Baca Juga:Emak Titi, Lansia Miskin Ekstrem dan Lumpuh di Garut Kota Tak Dapat Bantuan ApapunPetani Tembakau Terpinggirkan Adukan Temuan Bansos DBHCHT ke DPRD Garut
Ia memaparkan, kenapa Pantai Santolo ada retribusi tiket, karena retribusi itu juga sebagai upaya Pemkab untuk mengajak masyarakat berpartisipasi membangun destinasi Santolo, seperti memperbaiki jalan, penambahan alat keamanan dan lainnya.
“Ada pertanyaan, kenapa pemerintah daerah mengambil retribusi, retribusi itu adalah bagian dari upaya kita untuk mengajak partisipasi masyarakat untuk bisa bersama-sama membangun, retribusi itu nilainya tidak seberapa, tapi menunjukkan bahwa komitmen masyarakat membangun, sehingga nanti kita akan memperbaiki jalannya, tambah alat keamanan, keselamatan, itulah negara bekerja,” katanya.
Syakur menyampaikan, bahwa ia berusaha mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meskipun baru 16%, dan itu akan dikembalikan untuk masyarakat.
Sehingga, ia minta tolong maknai tugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya minta tolong dan tolong maknai tugas kita adalah pelayanan masyarakat, bukan dilayani oleh masyarakat, jadi saya minta tolong Camat bimbing juga kepala desa,” ucapnya.
Kendati demikian, Syakur menambahkan bahwa jangan sampai masyarakat merasa terbebani dengan adanya retribusi, karena retribusi juga akan kembali untuk pelayanan masyarakat.
“Coba laksanakan tugas negara sebaik-baiknya, nanti dikembalikan ke masyarakat, jangan sampai salah, masyarakat berpikir nanti pemerintah membebani padahal itu engga, bagian retribusi nanti dikembalikan lagi dalam bentuk jalan, keamanan, ketertiban, perlengkapan alat dan lain-lain, keselamatan, kesehatan,” tutupnya. (rza)
