RADARGARUT.ID – Menyambut tahun baru,dunia drama Korea langsung kasih kejutan. Berkat kesuksesan musim lalu yang luar biasa, sejumlah drakor siap menghadirkan kelanjutan cerita dengan alunan yang lebih segar.
Jadwal tayangnya pun sudah diatur sepanjang tahun 2026
1. All of Us Are Dead
Sebagai salah satu drakor paling populer di tahun 2022, All of Us Are Dead menyuguhkan kisah sekelompok remaja yang harus mati-matian berjuang menghadapi penyebaran virus zombi.
Sekolah yang awalnya terasa aman seketika berubah menjadi lokasi penuh ancaman, memaksa para siswa saling mengandalkan kepercayaan demi mempertahankan hidup.
Baca Juga:Kunjungan Wisatawan ke Garut Selama Nataru Capai 115 Ribu, PAD Baru Terealisasi 67 PersenBupati Garut Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Tekankan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Prima
Dibintangi talenta muda berbakat mulai dari Park Ji Hu sampai Lomon, drakor orisinal Netflix ini kembali memuncaki daftar pencarian.
Pemicunya tidak lain adalah kabar segar mengenai pengembangan season terbaru yang sudah sangat dinantikan publik.
Netflix mulai memanaskan suasana dengan merilis poster serta sedikit gambaran alur untuk musim mendatang.
Sosok Nam On Jo yang diperankan Park Ji Hu tetap jadi tokoh sentral, melanjutkan kisahnya setelah selamat dari serangan zombi di sekolahnya.
Nam On Jo kini menjalani kesehariannya di bangku perkuliahan di Seoul. Sembari berjuang bangkit dari bayang-bayang masa lalu, ia kembali dipaksa menghadapi kenyataan pahit.
Wabah virus yang pernah merenggut teman-temannya kini muncul lagi, dan kali ini, seluruh wilayah Seoul berada dalam ancaman besar
Tak cuma konflik baru, season dua juga hadirkan karakter baru yang diperankan Lee Min Jae dan Kim Si Eun. Sayangnya, meski fans udah enggak sabar, jadwal tayang resmi drama horor ini belum keluar.
Baca Juga:BTT Garut 2026 Dipangkas, Pemkab Harap Tambahan PAD untuk Perkuat Cadangan DaruratNarapidana Berbakat Kuliner Diberdayakan di Kafe Integrasi Lapas Garut
2. Yumi’s Cells
Setelah mengukir sukses melalui musim pertama dan kedua, perjalanan asmara Yumi yang ditemani para Cell kembali berlanjut. Season sebelumnya memang fokus pada perkembangan diri dan dinamika hubungan cinta Kim Yu Mi.
Daya tarik utama drama adaptasi webtoon ini terletak pada visualisasi para Cell di otak Yumi yang mengatur emosi serta tindakannya.
Dialog-dialog jenaka antar Cell memberikan sentuhan komedi yang segar, membuat serial ini terasa jauh lebih unik dan tidak klise jika dibandingkan dengan drama romantis pada umumnya.
