GARUT – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut mencatat jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 115 ribu orang selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Data tersebut dihimpun dari laporan 26 pengelola destinasi wisata yang secara rutin melaporkan jumlah kunjungan kepada Disparbud.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Disparbud Garut, Budi Gan Gan, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan data kunjungan wisatawan selama periode libur Nataru hingga hari Minggu terakhir masa liburan.
Baca Juga:Duel Sengit Persib Bandung Kontra Persik Kediri, Poin Penuh Jadi TargetMengejutkan! Bulan Ini Jadi Pemilik Hari Libur Terbanyak di Tahun 2026
“115 ribu keseluruhan kunjungan wisatawan sampai dengan hari minggu, (data) itu kita dapat dari pengelola wisata,” ujarnya, Senin (5/12)
Menurutnya, data kunjungan wisatawan sejak awal Januari 2025 masih dalam proses penghitungan dan belum dapat dipastikan secara keseluruhan.
“Itu selama kunjungan nataru saja, kalau dari awal Januari kita harus lihat dulu datanya,” ucapnya.
Adapun destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan selama libur Nataru adalah Gunung Papandayan dan kawasan wisata Cipanas.
Sementara itu, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata, capaian Kabupaten Garut hingga saat ini baru mencapai 67 persen dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 2 miliar.
Budi mengungkapkan, saat dirinya mulai menjabat sebagai PLT kepala Disparbud, realisasi PAD baru berada di kisaran 51 persen. Dalam waktu sekitar satu setengah bulan, terjadi kenaikan sekitar 16 persen.
“Selama saya di sana sekitar satu bulan setengah, capaian PAD naik dari 51 persen menjadi 67 persen. Artinya ada kenaikan sekitar 16 persen,” ungkapnya.
Baca Juga:Seorang Wanita Diduga Terjun ke Sungai Cimanuk, Pencarian Masih BerlangsungLarangan Kendaraan ASN di Garut Diminta Dipermanenkan Jika Efektif
Meski demikian, secara umum realisasi PAD sektor pariwisata Kabupaten Garut dinilai belum mencapai target yang diharapkan.
Untuk target PAD tahun 2026, Budi menambahkan, angkanya tidak jauh berbeda dengan target tahun sebelumnya. Ia berharap, dengan segera dilantiknya kepala dinas definitif dalam waktu dekat, pengelolaan dan optimalisasi sektor pariwisata Garut dapat berjalan lebih maksimal.
“Target PAD 2026 hampir sama dengan tahun sebelumnya, Mudah-mudahan dengan adanya kepala dinas definitif yang rencananya minggu ini dilantik, ke depan pengelolaan pariwisata bisa lebih optimal,” pungkasnya. (Ale)
