GARUT – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Qurrota A’yun Garut resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT SUTEKI Karya Nusantara Bandung dalam bidang pengembangan dan pemanfaatan Learning Management System (LMS).
Pimpinan STIT Qurrota A’yun, Ahmad Najib Komarudin, melakukan penandatanganan kerja sama tersebut yang dilaksanakan di Gedung STIT Qurrota A’yun Garut pada Senin, 5 Januari 2026.
“Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sistem pembelajaran berbasis digital di lingkungan STIT Qurrota A’yun, seiring dengan tuntutan transformasi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi,” ujarnya.
Baca Juga:3 Galian C di Garut Disegel: Pemkab Temukan Pelanggaran Luas Lahan dan RKABDitanya Apakah Ada Napi yang Betah di Lapas Garut? Ini Jawaban Kalapas Rusdedy
Ia juga berharap dengan adanya pemanfaatan LMS ini dapat memudahkan dalam proses pembelajaran yang lebih efektif.
“Melalui pemanfaatan LMS, diharapkan proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, fleksibel, dan terintegrasi,” harapnya.
Pimpinan STIT Qurrota A’yun menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu akademik, khususnya dalam pengelolaan pembelajaran daring dan hybrid.
Selain itu, LMS yang dikembangkan bersama PT SUTEKI Karya Nusantara dapat menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Hal ini diharapkan mampu mendukung dosen dan mahasiswa dalam aktivitas perkuliahan, mulai dari distribusi materi, penugasan, evaluasi, hingga interaksi akademik.
Sementara itu, perwakilan PT SUTEKI Karya Nusantara Bandung menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan teknis dan pengembangan sistem secara berkelanjutan, sehingga LMS yang digunakan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan institusi pendidikan dan perkembangan teknologi terbaru.
Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, kedua belah pihak berharap dapat membangun sinergi yang berkesinambungan dalam mendukung digitalisasi pendidikan serta peningkatan kualitas layanan akademik di STIT Qurrota A’yun Garut.(*)
