Mengejutkan! Bulan Ini Jadi Pemilik Hari Libur Terbanyak di Tahun 2026

Bulan maret dibanjiri libur panjang di tahun 2026. (Pinterest)
Bulan maret dibanjiri libur panjang di tahun 2026. (Pinterest)
0 Komentar

RADARGARUT.ID – Banyak orang mengira akhir tahun adalah waktu paling santai untuk liburan. Tapi, kalau kita intip kalender 2026, kenyataannya justru berbeda.

Topik soal kapan waktu libur terbanyak ini memang selalu jadi obrolan hangat, mulai dari grup WhatsApp kantor sampai rencana kumpul keluarga besar.

Tahun ini, pemerintah sudah mematok sebaran libur nasional dan cuti bersama. Menariknya, ada satu bulan yang jadwalnya benar-benar padat.

Baca Juga:Seorang Wanita Diduga Terjun ke Sungai Cimanuk, Pencarian Masih BerlangsungLarangan Kendaraan ASN di Garut Diminta Dipermanenkan Jika Efektif

Jangan terkecoh menebak Mei atau Agustus dulu, karena data resminya punya kejutan tersendiri.

Melihat Angka di Balik Hari Libur

Secara keseluruhan, sepanjang 2026 nanti kita bakal punya 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama.

Jumlah ini sebenarnya tidak jauh beda dari tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, penyebarannya memang tidak adil. Ada bulan yang “kering” tanggal merah, tapi ada juga bulan yang isinya hampir penuh dengan hari libur keagamaan dan momen nasional.

Maret 2026: Surga Buat yang Butuh Rehat

Kalau Anda sedang merencanakan liburan panjang atau sekadar ingin pulang kampung, coba tandai bulan Maret. Berdasarkan kalender resmi, Maret 2026 jadi bulan dengan jumlah libur paling banyak.

Pemicunya adalah perayaan keagamaan yang kebetulan jatuh berdekatan. Bayangkan saja, Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri lengkap dengan deretan cuti bersama, semuanya berkumpul di sini. Hasilnya? Bulan Maret bakal terasa sangat santai dan “longgar” dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Kenapa Terasa Sangat Panjang?

Bukan cuma soal jumlah harinya, tapi pola “himpit-himpitan” tanggalnya yang bikin Maret jadi istimewa. Banyak momen libur yang jatuh di dekat akhir pekan (long weekend), sehingga orang-orang bisa punya waktu lebih lama untuk istirahat tanpa perlu banyak potong jatah cuti tahunan.

Kontras dengan Bulan “Sibuk”

Tentu saja ada keseimbangan. Di balik mewahnya libur Maret, kita harus siap mental menghadapi bulan-bulan tanpa jeda.

Baca Juga:Arus Balik ke Bandung Padat, Polres Garut Terapkan 18 Kali One WayWarga Garut Tetap Bisa Jogging, Meski Lintasan Lari SOR RAA Adiwijaya Difokuskan untuk Atlet

Juli, September, Oktober, hingga November tercatat bersih dari tanggal merah tambahan. Bagi yang suka kerja fokus tanpa gangguan, bulan-bulan ini mungkin jadi waktu paling produktif. Tapi bagi pemburu liburan, periode ini bakal terasa cukup melelahkan.

0 Komentar