GARUT – Olahraga lari hingga saat ini masih menjadi salah satu olahraga favorit masyarakat luas. Selain mudah dilakukan, olahraga ini juga dinilai tidak memerluakan peralatan khusus ataupun biaya besar.
Di berbagai ruang publik seperti stadion, lintasan atletik, lapangan, hingga jalan lingkungan, masyarakat dari berbagai usia tampak rutin untuk melakukan aktivitas lari atau jogging baik di pagi maupun sore hari.
Begitupun di Kabupaten Garut, lintasan atletik seperti di lapangan kerkhof maupun lintasan lari di Stadion Dalem Bintang, komplek SOR RAA Adiwijaya, menjadi salah satu tempat favorit masyarakat Garut untuk melakukan aktivitas olahraga tersebut.
Baca Juga:PNBP yang Disetorkan Lapas Garut di 2025 Mengalami Peningkatan 72,23 PersenRencana TPA Garut Selatan Mandek, DPRD Ungkap Masalah Akses dan Anggaran
Namun demikian, khusus lintasan lari di SOR RAA Adiwijaya saat ini difungsikan secara khusus untuk mendukung pembinaan atlet profesional.
Fasilitas tersebut diprioritaskan bagi atlet yang tengah menjalani persiapan menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Diki, menjelaskan bahwa pada dasarnya Pemkab Garut telah menyediakan lintasan atletik lain yang sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat umum, yakni lintasan di kawasan Kerkhof.
“Sebetulnya lintasan atletik untuk kepentingan umum itu sudah kami sediakan di Kerkhof, dan itu memang full untuk masyarakat,” ujar Diki.
Sementara itu, lintasan di SOR RAA Adiwijaya dirancang sebagai sarana latihan atlet-atlet profesional yang membutuhkan fasilitas dan kondisi lintasan yang optimal.
Oleh karena itu, untuk sementara waktu penggunaannya lebih difokuskan bagi atlet yang berada di bawah pembinaan.
Meski begitu, Diki mengatakan, bahwa Dispora tetap memahami antusiasme dan keinginan masyarakat untuk berolahraga.
Baca Juga:Gegara Soroti Jalan Rusak, Pemuda di Garut Diintimidasi Keluarga KadesKalapas Garut Berikan Penghargaan Kepada Pegawai dan Seksi Berprestasi di Tahun 2025
Menurutnya, pihaknya masih memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang ingin berolahraga, seperti jogging, meskipun dalam jumlah terbatas.
“Masih ada satu atau dua masyarakat yang kadang ikut jogging. Apalagi pada hari Jumat pagi, lintasan kami buka karena kami juga memiliki fungsi untuk mengolahragakan masyarakat agar lebih familiar dengan olahraga,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan olahraga bersama pada Jumat pagi juga banyak diikuti oleh para pegawai Pemerintah Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan kesehatan.
