“Dan untuk ke depannya, Pak Kepala Desa insyaallah ini adalah sebuah wisata embung Desa untuk membangkitkan UMKM di Desa Padaawas, bagaimana langkah ke depan yang telah ditata oleh Kepala Desa dan BUMDes,” ucapnya.
Ia juga berharap, agar desa Padaawas ini bisa berkembang, untuk menarik potensi yang ada, seperti mengembangkan potensi di desa, termasuk UMKM yang ada di desa.
“Harapan kedepannya ini bisa berkembang terus, terutama ini akan menarik potensi wisata. Yang paling utama itu mudah-mudahan kedepannya ini bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada, termasuk UMKM yang ada di Desa Padawas, jadi yang tadinya tidak jualan, sekarang belajar jualan di sini, tadinya yang nganggur bisa bekerja di sini, soalnya di sini ada beberapa fasilitas yang sudah dibangun,” sambungnya.
Baca Juga:Sering Tidak Percaya Diri Karena Bau Badan & Ketiak Gelap? Ini Solusi PraktisnyaMenarik! Warga Kompak Bangun 6 Gapura Mirip Candi di Cibiuk Garut
Andri menambahkan, bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk syukuran desa Padaawas, dan menjadi bentuk kepedulian desa kepada masyarakat.
“Nah ini kebetulan ini dalam rangka kegiatan mungkin istilahnya mah syukuran Desa Padawas, dan juga inilah satu bentuk pedulinya Desa Padawas bekerjasama dengan BUMDES untuk meningkatkan PADes khususnya, dan terutamanya meningkatkan kualitas produk-produk yang ada di Desa Padawas,” tambahnya.
Kepala Desa Padaawas, Cucu Suryana mengatakan bahwa asal mula terbentuknya embung desa Padaawas ialah dari penanaman pohon, yang dilakukan oleh Dandim, Polres Garut, dan Wakil Bupati Garut Putri ketika masa kampanye.
“Dan setelah itu ada ide pembuatan embung dari 3 sumber mata air menjadi desa wisata embung desa padaawas. Kades dan warga punya keinginan untuk punya wisata desa dan menjadi desa mandiri. Setelah terpilihnya wakil bupati putri, kades dan warga berharap wakil bupati berkunjung lagi ke embung desa padaawas dan membantu mempromosikannya,” katanya.
Menurutnya, Desa Padaawas sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) rintisan desa wisata, serta tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan PADes dan mengembangkan desa wisata, karena pemerintah desa pun dituntut harus mandiri, tidak ketergantungan pada pemerintah daerah, provinsi, ataupun pusat.
“Yang mudah-mudahan juga ke depan bisa meningkatkan PADes. Karena kita mau tidak mau, desa sekarang itu harus mandiri, berusaha maksimal tidak ada ketergantungan. Baik itu ke pemerintah ataupun siapa gitu, tapi kita harus menggali potensi desa kita, dan ujung-ujungnya mungkin diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, seperti itu,” imbuhnya.
