Gebyar Mancing Mania Jadi Magnet Wisata Embung Padaawas, dan Bangkitkan Ekonomi Desa

Gebyar Mancing Mania Jadi Magnet Wisata Embung Padaawas, dan Bangkitkan Ekonomi Desa
Gebyar Mancing Mania Jadi Magnet Wisata Embung Padaawas, dan Bangkitkan Ekonomi Desa
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, menggelar perlombaan Gebyar Mancing Mania, di Embung Padaawas, pada Sabtu (29/11).

Kasi Kesra Desa Padaawas sekaligus ketua panitia, Andri Permana, mengatakan bahwa Gebyar Mancing Mania ini untuk memperkenalkan embung desa ke wisatawan yang nantinya akan menjadi suatu destinasi wisata desa Padaawas.

“Gebyar mancing mania ini merupakan kegiatan awal untuk memperkenalkan dan mempromosikan embung desa ke wisatawan lokal dan internasional,” ujarnya, Sabtu (29/11).

Baca Juga:Sering Tidak Percaya Diri Karena Bau Badan & Ketiak Gelap? Ini Solusi PraktisnyaMenarik! Warga Kompak Bangun 6 Gapura Mirip Candi di Cibiuk Garut

Menurut Andri, kegiatan ini juga sebagai bukti ketahanan pangan yang dikelola dari desa oleh BUMDes, dan berkolaborasi dengan lembaga di desa Padaawas.

“Ini sebagai bukti, pertama ketahanan pangan bukti PADes desa padaawas, yang dikelola dari Desa oleh BUMDes padaawas bekerja sama dengan karang taruna dan lembaga yang lainnya,” katanya.

Gebyar mancing mania ini dilaksanakan selama 2 hari Sabtu-Minggu, peserta untuk hari ini ada sekitar 162, diantaranya 78 peserta VIP dan sisanya reguler, serta 70% peserta asal Garut dan 30% asal luar Garut.

“Untuk kegiatan ini, kebetulan ini untuk sesi pertama sekarang ini tanggal 29 sampai 30. Pasti ada yang beda ataupun yang ini ikut lagi ada dan kebetulan pesertanya ini ada yang dari Bandung, Sukabumi, dan kebanyakan seputaran Garut lah. Kebetulan hampir 70 persen wilayah Garut, 30 persennya dari luar,” katanya.

Untuk pendaftaran, kata Andri peserta reguler diangka Rp600 ribu, dan untuk VIP diangka Rp800 ribu dengan perbedaan peserta VIP bebas memilih lapak.

Andri menjelaskan, penilaian kejuaraan, ditentukan dari indukan atau berat dari ekor ikan yang didapat peserta, terdapat 3 juara indukan dan mendapatkan hadiah sesuai kejuaraannya.

“Kebetulan disini ada indukan, jadi indukan yang ke satu itu Door price-nya lumayan 2.500.000, terus indukan kedua door price-nya 1.500.000, indukan ketiga door price-nya 1.000.000. Jadi namanya indukan itu mana nanti dikilo yang paling berat, ini dari penita nanti dikilo, dikeliling, di joran-joran dari peserta, nanti yang paling berat itu yang juaranya, ya satu ekor indukan disebutnya,” jelasnya.

Baca Juga:Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut Mengucapkan HUT KORPRI 29 November 2025Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut Mengucapkan Selamat HUT KORPRI 29 November 2025

Andri juga menyampaikan, bahwa rencana Kepala Desa kedepan embung ini akan menjadi sebuah destinasi wisata desa, untuk bisa membangkitkan perekonomian di desa tersebut.

0 Komentar