GARUT – Warga Kampung Pesantren Tengah, Desa Cibiuk Kidul, Kecamatan Cibiuk, tengah menunjukkan kekompakan luar biasa dalam mempercantik lingkungan mereka.
Sejak beberapa waktu terakhir, masyarakat setempat bergotong-royong membangun enam gapura yang tersebar di sejumlah pintu masuk gang.
Pembangunan ini berlangsung berkat dukungan donatur dari warga sendiri, sementara tenaga dan pengerjaan dilakukan bersama-sama.
Baca Juga:Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut Mengucapkan HUT KORPRI 29 November 2025Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut Mengucapkan Selamat HUT KORPRI 29 November 2025
Pada Sabtu (29/11), para pekerja tampak sibuk merampungkan salah satu gapura terbesar yang berbentuk menyerupai candi. Gapura megah itu berdiri tak jauh dari Masjid Agung Pesantren Tengah.
Menurut warga, gapura tersebut memerlukan biaya lebih besar dibanding yang lain karena desainnya menekankan kekuatan konstruksi sekaligus sentuhan estetika.
“Pembangunan 6 gapura dan jalan lingkungan ini dilakukan oleh keluarga. Warga ikut membantu dengan tenaga dan dukungan lain,” kata Ade dan Encang, dua warga Kampung Pesantren Tengah yang turut terlibat dalam proses pembangunan.
Mereka menjelaskan, keberadaan gapura dianggap sebagai identitas kampung. Setiap gapura diberi nama khusus, seperti Gapura Gang As-Sobariah, sehingga menjadi penanda bagi warga maupun pendatang.
Selain membangun struktur baru, warga juga melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan lingkungan secara bersamaan agar kawasan lebih tertata.
Dari 6 gapura yang sudah berdiri, terdapat satu yang dibuat berbeda sebuah gapura tunggal.
Biasanya gapura dibangun sepasang di sisi kiri dan kanan jalan, namun untuk lokasi tersebut hanya dibuat satu bangunan karena adanya keberatan dari salah seorang pemilik rumah di sekitar area pembangunan.
Baca Juga:Kulit Kusam, Flek Membandel, dan Garis Halus Mulai Muncul? Serum Generasi Baru dari Korea Jadi SolusinyaIni Dia Rangkaian Penting, Perawatan Wajah yang Bikin Kulit Mulus Seperti Pakai Filter di Sosmed!
Upaya warga Pesantren Tengah ini menjadi contoh sebuah kolaborasi dan semangat gotong-royong mampu menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan.(Pepen Apendi)
