GARUT – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Garut melaksanakan kegiatan pengecekan sarana dan prasarana listrik, Sabtu (30/8). Dalam kesempatan itu juga dilakukan pemasangan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di berbagai titik rawan kebakaran.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Sub Seksi Pengelolaan dan staff. Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi kaitan dengan adanya potensi gangguan keamanan, khususnya bahaya kebakaran di dalam Rumah Tahanan Negara.
Dalam prosesnya, tim melakukan pemeriksaan instalasi listrik, pengecekan masa habis pakai alat pemadam api ringan yang sudah tersedia, hingga pemasangan unit APAR tambahan di beberapa titik yang dinilai strategis.
Baca Juga:Perum Bulog Ciamis Salurkan Berbagai Komoditas Pangan di Gerakan Pangan Murah SerentakPerum Bulog Ciamis Salurkan Berbagai Komoditas Pangan di Gerakan Pangan Murah Serentak
Setidaknya, sejumlah lokasi di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Garut menjadi prioritas titik pemasangan alat pemadam api ringan. Mulai dari ruang perkantoran, server, dapur, hingga titik-titik lainnya yang dinilai rawan kebakaran.
Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail menjelaskan bahwa apa yang dilakukan merupakan bagain dari komitmen Rutan Garut untuk melakukan peningkatan pengamanan secara fisik.
Menurutnya, langkah-langkah yang dilakukan sangat penting sebagai langkah preventif yang dilakukan pihaknya. Dengan begitu maka berbagai macam risiko, yang salah satunya kebakaran bisa diminimalisasi.
“Apa yang kami lakukan tentunya merupakan bentuk komitmen Rutan Garut dalam meningkatkan pengamanan fisik. Pengecekan dan pemasangan alat pemadam api ringan ini penting sebagai langkah preventif agar risiko kebakaran bisa diminimalisir sejak dini,” jelas Ismail.
Dengan langkah-langkah yang dilakukan itu, ia berharap agar keamanan dan kenyamanan bisa betul-betul terwujud di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Garut. “Apakah itu keamanan dan kenyamanan bagi warga binaan maupun petugas kami,” katanya. (*)