Ciri-Ciri Batu Pancawarna Garut Asli dan Perkiraan Harganya di Pasaran

Ciri-Ciri Batu Pancawarna Garut Asli dan Perkiraan Harganya di Pasaran
Ciri-Ciri Batu Pancawarna Garut Asli dan Perkiraan Harganya di Pasaran (AI)
0 Komentar

Radar Garut – Di dunia perbatuan Nusantara, ada satu nama yang menjadi perhatian dunia, yaitu batu Pancawarna Garut. Bukan cuma sekeda batu, pancawarna merupakan lukisan alam yang tertanam di dalam mineral, terbentuk ribuan tahun di perut bumi.

Namun sayangnya, popularitas membawa risiko: semakin mahal, semakin banyak tiruannya. Kalau kamu kolektor pemula atau baru tertarik di dunia batu akik, artikel ini wajib kamu baca sampai habis.

Apa Itu Batu Pancawarna Garut?

Batu pancawarna merupakan jenis batu alam yang mempunyai perpaduan warna yang hidup dan beragam dalam satu bongkahan. Khusus untuk varian Garut, batu ini berasal dari daerah Bayongbong, Garut, Jawa Barat, salah satu tambang batu akik terbaik di Indonesia.

Baca Juga:Waspada Investasi Abal-Abal! Ini Cara Cerdas Agar Uangmu Tak Raib SekejapCuma Minum Jahe, Kunyit, dan Kayu Manis Setiap Hari, Ini Perubahan Mengejutkan yang Terjadi pada Tubuh!

Batu ini bisa menampilkan gradasi lima warna atau lebih dalam satu permukaan: Merah, Hijau, Kuning, Hitam, Putih atau abu-abu. Kadang juga muncul warna ungu, biru tua, atau kecoklatan. Semuanya alami, bukan dicat.

Ciri-Ciri Pancawarna Garut Asli yang Wajib Kamu Tahu. Jangan sampai kamu beli harga asli tapi dapat imitasi. Ini dia kode alam yang bisa kamu pakai untuk mengenali keasliannya:

1. Warna yang Tertanam, Bukan Menempel:

Ciri pertama: warna batu asli itu seolah menyatu di dalam, bukan sekadar di permukaan. Kalau digosok pakai amplas atau dikerik, warnanya tidak luntur dan tidak bergeser.Batu palsu biasanya cuma dilapisi cat atau resin, jadi bisa “ngelotok” saat digores.

2. Serat Alami dan Pola yang Tidak Bisa Diulang:

Batu asli mempunyai pola abstrak yang tidak beraturan dan tidak bisa dibuat kembar. Setiap batu pancawarna Garut itu unik, tak ada duanya.Kalau kamu lihat pola yang terlalu simetris atau terlalu “rapi”, hati-hati, bisa jadi cetakan pabrikan.

3. Dingin Saat Disentuh, Beratnya Pas:

Batu asli akan terasa dingin meski disimpan di tempat panas.Coba tempelkan ke pipi atau belakang telinga, masih adem? Itu pertanda bagus.Dan saat digenggam, beratnya terasa padat, nggak ringan seperti plastik atau resin.

4. Kekerasan dan Kilap Alami:

0 Komentar