GARUT – Sebuah musibah memilukan terjadi di Kampung Pasar Kacapi, RT 02 RW 01, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Rumah milik Suangsih warga setempat roboh pada Minggu, 23 Maret 2025, sekitar pukul 11.00 WIB.
Tentunya musibah ini sangat berat bagi Suangsih dan keluarga. Pasalnya beberapa hari lagi menjelang lebaran, mereka harus mendaptkan ujian seperti ini.
Angggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan yang mendapatkan informasi tersebut, langsung berkunjung ke lokasi.
Yudha mengucapkan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Suangsih.
Baca Juga:50.000 Bibit Pohon Ditanam untuk Hijaukan Kawasan Puncak Bogor Gubernur Dedi Mulyadi: Kebijakan Spontanitas untuk Kesejahteraan Masyarakat Â
Yudha juga memberikan kepedulian, dengan bantuan pribadinya berupa bingkisan sembako dan uang tunai. Hal itu diharpakan dapat meringankan musibah yang menimpa keluarga ini.
Selain itu Yudha juga berupaya mengoordinasikan berbagai bantuan dari Pemerintah Kabupaten Garut dan Kemensos untuk keluarga Suangsih.
Rumah Suangsih Sudah Lama Retak
Yuaha Puja Turnawan menerangkan, kondisi rumah Suangsih sebetulnya telah lama mengalami keretakan dan akhirnya roboh. Berdasarkan keterangan pemerintahan Desa Wanasari, keretakan tersebut disebabkan oleh gempa yang mengguncang Garut pada 18 September 2024. Sayangnya, karena keterbatasan ekonomi, Suangsih tidak mampu memperbaiki rumahnya, hingga akhirnya ambruk.
“Hari ini saya bersama pak Tamamudin Kasi Kesra Kecamatan Wanaraja, pak Acep Dani Korcam Pendamping PKH Wanaraja, pak Asep Mujahid Kades Wanasari dan teh Tina PAC PDI Perjuangam Wanaraja menengok ibu Suangsih untuk menguatkan hati dan meringankan beban beliau. Untuk sementara ibu Suangsih mengontrak rumah dulu bersama anak anaknya,” ujar Yudha.
Pemkab Garut Diharapkan Dapat Segera Membantu
Yudha Puja Turnawan berharap Pemerintah Kabupaten Garut segera turun tangan membantu Suangsih membangun kembali rumahnya. Menurutnya, bantuan bisa dikoordinasikan dari berbagai sumber, seperti program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Garut, dana CSR perusahaan, atau bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
“Harapan saya Pemkab Garut bisa membantu ibu Suangsih membangun rumahnya kembali,” tegas Yudha
“Bulan suci ramadan harus kita jadikan momentum untuk menumbuhkan rasa empati kepada sesama, khususnya kepada orang-orang yang sedang dilanda musibah. Apalagi sebentar lagi hari raya idul fitri 1446 hijriyah, mereka tentunya harus berlebaran. Tentunya kita harus memiliki kepekaan kepada saudara kita yang mengalami kesulitan,” sambung Yudha.