RADAR GARUT – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencetuskan berbagai program inovatif dalam dunia pendidikan. Salah satu program yang menjadi sorotan adalah konsep “Satu Sekolah Satu Kelas Satu Toilet”, yang bertujuan untuk meningkatkan standar kebersihan dan kenyamanan di lingkungan sekolah.
Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya sekolah memiliki fasilitas yang memadai agar siswa bisa belajar dengan nyaman.
“Kemudian sekolah punya standar, satu sekolah satu kelas satu toilet. ini yang akan didorong,” ujar dedi mulyadi seperti dikutip dari kanal youtube @LEMBUR PAKUAN CHANNEL.
Baca Juga:Yudha Puja Turnawan Kunjungi Lansia di Cipicung Banyuresmi, Tinggal di Rumah Nyaris RobohDedi Mulyadi Larang Study Tour Karena Tujuannya Hanya Piknik dan Membuat Orang Tua Pinjam ke Bank Emok
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah dan mencegah siswa mengalami antrean panjang saat ingin menggunakan fasilitas toilet. Dengan adanya toilet yang cukup, siswa dapat lebih fokus dalam belajar tanpa harus khawatir dengan keterbatasan fasilitas sanitasi.
Selain program tersebut, Dedi Mulyadi juga mengusulkan kebijakan larangan membawa handphone (HP) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama berada di lingkungan sekolah.
Menurutnya, penggunaan HP di sekolah dapat menghambat perkembangan motorik anak. Dengan belajar secara manual dan tanpa ketergantungan pada alat digital, siswa diharapkan bisa lebih aktif dalam berinteraksi dan mengasah kreativitas mereka.
Program-program yang digagas oleh Dedi Mulyadi ini menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik di Jawa Barat. Dengan peningkatan fasilitas sekolah dan penerapan kebijakan yang mendukung perkembangan anak, diharapkan kualitas pendidikan di Jawa Barat semakin maju dan memberikan dampak positif bagi generasi muda.